Beranda › Daftar surah › Surah An-Nahl › Ayat 41

Tafsir Surah An-Nahl ayat 41

  • Ayat 41 dari 128
  • Juz 14
  • Makkiyah
  • 16:41

وَٱلَّذِينَ هَاجَرُوا۟ فِى ٱللَّهِ مِنۢ بَعْدِ مَا ظُلِمُوا۟ لَنُبَوِّئَنَّهُمْ فِى ٱلدُّنْيَا حَسَنَةً ۖ وَلَأَجْرُ ٱلْـَٔاخِرَةِ أَكْبَرُ ۚ لَوْ كَانُوا۟ يَعْلَمُونَ ۝٤١

Dan orang yang berhijrah karena Allah setelah mereka dizalimi, pasti Kami akan memberikan tempat yang baik kepada mereka di dunia. Dan pahala di akhirat pasti lebih besar, sekiranya mereka mengetahui,

Terjemahan makna: Kementerian Agama Republik Indonesia — versi 1.0.1 · QuranEnc.com

16:41

Tanya tentang ayat ini

Al-Mukhtaṣar fī Tafsīr al-Qur`ān

Markaz Tafsir li ad-Dirasat al-Qur`aniyyah · QuranEnc.com

Orang-orang yang meninggalkan negeri, keluarga, dan harta mereka dalam rangka berhijrah dari negeri kekufuran menuju negeri Islam guna mencari rida Allah setelah orang-orang kafir itu menyiksa dan menekan hidup mereka, niscaya Kami akan menempatkan mereka di dunia ini pada negeri yang mereka hidup mulia di dalamnya. Akan tetapi, pahala akhirat bagi mereka adalah lebih besar karena di antaranya adalah surga. Seandainya orang-orang yang tidak berhijrah mengetahui pahala orang-orang yang berhijrah niscaya mereka tidak tertinggal darinya.

Tafsir As-Sa`di

Taisir al-Karim ar-Rahman — Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa`di — versi 1.0.0 · QuranEnc.com

(41) Allah تعالى memberitahukan keutamaan orang-orang Muk-minin yang telah diuji, ﴾ وَٱلَّذِينَ هَاجَرُواْ فِي ٱللَّهِ ﴿ "dan orang-orang yang ber-hijrah karena Allah," di jalanNya dan dalam upaya mencari keridhaan-Nya, ﴾ مِنۢ بَعۡدِ مَا ظُلِمُواْ ﴿ "sesudah mereka dianiaya," dengan gangguan dan ujian dari kaum mereka, yang melancarkan gangguan kepada me-reka untuk mengembalikan mereka ke dalam kekufuran dan ke-syirikan. Lalu mereka rela meninggalkan kampung halaman dan orang-orang tercinta, pindah meninggalkannya demi ketaatan ke-pada ar-Rahman, maka Allah menyebutkan bagi mereka dua pahala; (pertama) pahala yang bersifat segera di dunia, berupa rizki yang luas, penghidupan yang enak yang telah mereka saksikan dengan mata kepala mereka sendiri setelah berhijrah, menang atas para musuh mereka dan mampu menaklukkan berbagai wilayah negeri, serta mendapatkan berbagai harta rampasan yang banyak sehingga mereka mempunyai harta yang berlimpah. Allah pun menganugerahi mereka kebaikan di dunia ini. (Kedua), ﴾ وَلَأَجۡرُ ٱلۡأٓخِرَةِ ﴿ "dan sesung-guhnya pahala di akhirat," yang sudah Allah janjikan bagi mereka melalui lisan RasulNya adalah lebih baik dan, ﴾ أَكۡبَرُۚ ﴿ " lebih besar" daripada pahala duniawi. Sebagaimana Firman Allah تعالى,

Baca selengkapnya: Tafsir As-Sa`di

﴾ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَهَاجَرُواْ وَجَٰهَدُواْ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ بِأَمۡوَٰلِهِمۡ وَأَنفُسِهِمۡ أَعۡظَمُ دَرَجَةً عِندَ ٱللَّهِۚ وَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡفَآئِزُونَ 20 يُبَشِّرُهُمۡ رَبُّهُم بِرَحۡمَةٖ مِّنۡهُ وَرِضۡوَٰنٖ وَجَنَّٰتٖ لَّهُمۡ فِيهَا نَعِيمٞ مُّقِيمٌ 21 خَٰلِدِينَ فِيهَآ أَبَدًاۚ إِنَّ ٱللَّهَ عِندَهُۥٓ أَجۡرٌ عَظِيمٞ 22 ﴿

"Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapatkan kemenangan. Rabb mereka menggembirakan mereka dengan memberikan rahmat, keridhaan dan surga dariNya, mereka memperoleh di dalamnya kesenangan yang kekal. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar." (At-Taubah: 20-22).

Sedangkan Firman Allah, ﴾ لَوۡ كَانُواْ يَعۡلَمُونَ ﴿ "kalau mereka mengetahui," maksudnya, seandainya mereka memiliki ilmu dan keyakinan ten-tang kenikmatan yang ada di sisi Allah berupa ganjaran dan pahala buat orang yang beriman kepadaNya dan berhijrah di jalanNya, maka tidak akan ada seorang pun yang mengurungkan diri darinya.

العربيةEnglish

Teks Al-Qur`an: Tanzil Project (Uthmani v1.1, CC BY 3.0). Terjemahan dan tafsir dikutip apa adanya dari Ensiklopedia Al-Qur`an QuranEnc.com, masing-masing dengan sumbernya. Teks ini dikutip apa adanya dari sumbernya; tidak ada jawaban yang ditulis oleh AI. Quran Chat tidak mengeluarkan fatwa.