Beranda › Daftar surah › Surah Al-Kahf › Ayat 20

Tafsir Surah Al-Kahf ayat 20

  • Ayat 20 dari 110
  • Juz 15
  • Makkiyah
  • 18:20

إِنَّهُمْ إِن يَظْهَرُوا۟ عَلَيْكُمْ يَرْجُمُوكُمْ أَوْ يُعِيدُوكُمْ فِى مِلَّتِهِمْ وَلَن تُفْلِحُوٓا۟ إِذًا أَبَدًا ۝٢٠

Sesungguhnya jika mereka dapat mengetahui tempatmu, niscaya mereka akan melempari kamu dengan batu, atau memaksamu kembali kepada agama mereka, dan jika demikian niscaya kamu tidak akan beruntung selama-lamanya."

Terjemahan makna: Kementerian Agama Republik Indonesia — versi 1.0.1 · QuranEnc.com

18:20

Tanya tentang ayat ini

Al-Mukhtaṣar fī Tafsīr al-Qur`ān

Markaz Tafsir li ad-Dirasat al-Qur`aniyyah · QuranEnc.com

Sesungguhnya bila kaum kalian mengetahui keberadaan dan tempat berlindung kalian, niscaya mereka akan membunuh kalian dengan rajam, atau memaksa kalian untuk kembali ke agama sesat mereka yang dahulu kalian memeluknya sebelum Allah menganugerahkan kalian petunjuk pada agama yang benar ini. Apabila kalian kembali kepadanya maka kalian tidak akan pernah beruntung selama-lamanya, baik di kehidupan dunia ini maupun di akhirat kelak, bahkan kalian akan merugi dengan kerugian yang besar lantaran telah meninggalkan agama yang benar yang telah ditunjukkan Allah, dan lantaran kembalinya kalian ke agama yang menyimpang tersebut."

Tafsir As-Sa`di

Taisir al-Karim ar-Rahman — Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa`di — versi 1.0.0 · QuranEnc.com

(20) Mereka menyebutkan bahaya yang timbul dari penge-tahuan orang lain tentang mereka dan penampakan diri mereka di hadapan masyarakat, bahwa mereka akan menghadapi salah satu dari dua pilihan: Dirajam dengan lemparan batu sehingga khalayak membunuh mereka dengan cara yang sangat keji karena kemurka-an kepada diri mereka dan agama mereka. Atau orang-orang meng-uji keteguhan mereka dalam beragama dan memurtadkan mereka kepada ajaran kaumnya. Dalam keadaan ini, kalian selama-lama-nya tidak akan beruntung, bahkan merugi dalam agama, dunia, dan akhiratnya.

Kedua ayat ini telah menunjukkan beberapa pelajaran penting:

1.      Anjuran supaya berilmu dan mendiskusikannya, karena Allah membangunkan mereka untuk tujuan itu.

Baca selengkapnya: Tafsir As-Sa`di

2.      Adab bagi orang yang suatu ilmu belum jelas baginya supaya menyerahkannya kepada orang yang berilmu dan berdiam diri pada batas kemampuannya.

3.      Sahnya mewakilkan dalam urusan jual-beli, dan sahnya per-seroan dalam jual-beli.

4.      Bolehnya memakan makanan yang baik-baik dan makanan-makanan yang lezat jika tidak melewati batas pemborosan yang dilarang. Sebagaimana Firman Allah, ﴾ فَلۡيَنظُرۡ أَيُّهَآ أَزۡكَىٰ طَعَامٗا فَلۡيَأۡتِكُم بِرِزۡقٖ مِّنۡهُ ﴿ "Dan hendaklah dia melihat manakah makan yang lebih baik, maka hendaklah dia membawa makanan itu untuk-mu." Khususnya jika seseorang tidak cocok baginya kecuali makanan model itu. Barangkali inilah sandaran kebanyakan ahli tafsir yang mengatakan bahwasanya mereka adalah anak-anak raja. Karena mereka memerintahkannya agar membeli makanan yang paling bagus yang menjadi kebiasa-an santapan orang-orang kaya.

5.      Anjuran agar berhati-hati dan bersembunyi serta menjauhi tempat-tempat fitnah yang mengancam agama, dan menyim-pan rahasia seseorang dan saudara-saudaranya seagama.

6.      Besarnya kecintaan para pemuda itu terhadap agama, lari-nya mereka dari segala fitnah yang mengancam agamanya, serta meninggalkan kampung halaman karena Allah.

7.      Penyebutan kandungan kejelekan berupa bahaya-bahaya dan kerusakan-kerusakan yang mendorong untuk membenci dan meninggalkannya. Cara semacam ini adalah konsep kaum Mukminin terdahulu dan sekarang, berdasarkan perkataan mereka,

﴾ وَلَن تُفۡلِحُوٓاْ إِذًا أَبَدٗا 20 ﴿

"Dan jika demikian niscaya kamu tidak akan beruntung selama-lamanya."

العربيةEnglish

Teks Al-Qur`an: Tanzil Project (Uthmani v1.1, CC BY 3.0). Terjemahan dan tafsir dikutip apa adanya dari Ensiklopedia Al-Qur`an QuranEnc.com, masing-masing dengan sumbernya. Teks ini dikutip apa adanya dari sumbernya; tidak ada jawaban yang ditulis oleh AI. Quran Chat tidak mengeluarkan fatwa.