Beranda › Daftar surah › Surah Al-Baqarah › Ayat 49
Tafsir Surah Al-Baqarah ayat 49
وَإِذْ نَجَّيْنَٰكُم مِّنْ ءَالِ فِرْعَوْنَ يَسُومُونَكُمْ سُوٓءَ ٱلْعَذَابِ يُذَبِّحُونَ أَبْنَآءَكُمْ وَيَسْتَحْيُونَ نِسَآءَكُمْ ۚ وَفِى ذَٰلِكُم بَلَآءٌ مِّن رَّبِّكُمْ عَظِيمٌ ٤٩
Dan (ingatlah) ketika Kami menyelamatkan kamu dari (Fir'aun dan) pengikut-pengikut Fir'aun.[25] Mereka menimpakan siksaan yang sangat berat kepadamu. Mereka menyembelih anak-anak laki-lakimu dan membiarkan hidup anak-anak perempuanmu. Dan pada yang demikian itu merupakan cobaan yang besar dari Tuhanmu.
Terjemahan makna: Kementerian Agama Republik Indonesia — versi 1.0.1 · QuranEnc.com
[25] Fir'aun adalah gelar bagi Raja-raja Mesir pada masa lalu. Menurut sejarah, Fir'aun pada masa Nabi Musa -'alaihissalām- ialah Menephthan (1232-1224 SM) anak Ramses.
Tanya tentang ayat iniTanya lewat WhatsApp
Al-Mukhtaṣar fī Tafsīr al-Qur`ān
Markaz Tafsir li ad-Dirasat al-Qur`aniyyah · QuranEnc.com
Ingatlah, wahai Bani Israil, tatkala Kami menyelamatkan kalian dari para pengikut Firaun yang telah menimpakan beragam siksaan kepada kalian. Mereka menyembelih anak-anak laki-laki kalian supaya kalian punah dan mereka membiarkan para wanita kalian hidup untuk menjadi pelayan mereka. Perbuatan mereka ini sangat merendahkan dan menistakan kalian. Di balik penyelamatan kalian dari kekejaman Firaun dan para pengikutnya terdapat ujian besar dari Tuhan kalian, yaitu agar kalian mau bersyukur kepada-Nya.
Tafsir As-Sa`di
Taisir al-Karim ar-Rahman — Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa`di — versi 1.0.0 · QuranEnc.com
(49-54) Ini adalah awal dari penyebutan satu persatu nikmat-nikmatNya terhadap Bani Israil dengan suatu perincian. Allah berfirman, ﴾ وَإِذۡ نَجَّيۡنَٰكُم مِّنۡ ءَالِ فِرۡعَوۡنَ ﴿ "Dan ingatlah ketika Kami menyelamatkan kamu dari Fir'aun," maksudnya, dari Fir'aun, pe-ngikut-pengikutnya dan bala tentaranya, sedangkan sebelum itu, ﴾ يَسُومُونَكُمۡ ﴿ "mereka menimpakan kepadamu," maksudnya menyiksa Bani Israil dan menimpakan kepada mereka, ﴾ سُوٓءَ ٱلۡعَذَابِ ﴿ "siksaan yang seberat-beratnya," yaitu siksaan paling keras dengan cara ﴾ يُذَبِّحُونَ أَبۡنَآءَكُمۡ ﴿ "mereka menyembelih anak-anak kamu yang laki-laki," karena khawatir akan kebangkitan kalian, ﴾ وَيَسۡتَحۡيُونَ نِسَآءَكُمۡۚ ﴿ "dan membiarkan hidup anak-anak kamu yang perempuan." Maksudnya mereka tidak membunuhnya, maka kamu sekalian dalam kondisi antara terbu-nuh dan terhina dengan pekerjaan-pekerjaan yang berat, yaitu dibiarkan hidup karena suatu pemberian dan kesombongannya, dan inilah puncak dari keterhinaan. Akhirnya Allah memberikan karunia kepada mereka dengan keselamatan yang sempurna dan menenggelamkan musuh-musuh mereka sedang mereka melihat hal itu dengan nyata, agar hati mereka tenteram. ﴾ وَفِي ذَٰلِكُم ﴿ "Dan pada yang demikian itu," yaitu pemberian keselamatan, ﴾ بَلَآءٞ ﴿ "ada ujian-ujian," yaitu perbuatan baik ﴾ مِّن رَّبِّكُمۡ عَظِيمٞ ﴿ "yang besar dari Tuhanmu," di mana hal yang seperti ini mengharuskan kalian untuk bersyukur dan mengerjakan perintah-perintahNya.
Baca selengkapnya: Tafsir As-Sa`di
Kemudian Allah menyebutkan karuniaNya yang lain kepada mereka dengan janjiNya kepada Nabi Musa عليه السلام selama empat puluh hari, untuk menurunkan bagi mereka Taurat yang termasuk suatu karunia yang besar dan kemaslahatan yang menyeluruh. Tapi mereka tidak bersabar sebelum masa janji tersebut selesai, hingga akhirnya mereka menyembah anak hewan setelah itu, yaitu setelah kepergian Nabi Musa, ﴾ وَأَنتُمۡ ظَٰلِمُونَ ﴿ "dan kamu adalah orang-orang yang zhalim," kalian mengetahui kezhaliman kalian, di mana hujjah telah tegak atas kalian, maka itu merupakan kejahatan dan dosa yang paling besar.
Lalu Allah memerintahkan kepada kalian untuk bertaubat lewat lisan NabiNya, Musa عليه السلام, yaitu dengan cara sebagian kalian membunuh sebagian lainnya, hingga Allah memaafkan kalian oleh sebab itu, ﴾ لَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُونَ ﴿ "agar kamu bersyukur" kepada Allah.
Teks Al-Qur`an: Tanzil Project (Uthmani v1.1, CC BY 3.0). Terjemahan dan tafsir dikutip apa adanya dari Ensiklopedia Al-Qur`an QuranEnc.com, masing-masing dengan sumbernya. Teks ini dikutip apa adanya dari sumbernya; tidak ada jawaban yang ditulis oleh AI. Quran Chat tidak mengeluarkan fatwa.