Beranda › Daftar surah › Surah Taha › Ayat 72
Tafsir Surah Taha ayat 72
قَالُوا۟ لَن نُّؤْثِرَكَ عَلَىٰ مَا جَآءَنَا مِنَ ٱلْبَيِّنَٰتِ وَٱلَّذِى فَطَرَنَا ۖ فَٱقْضِ مَآ أَنتَ قَاضٍ ۖ إِنَّمَا تَقْضِى هَٰذِهِ ٱلْحَيَوٰةَ ٱلدُّنْيَآ ٧٢
Mereka (para penyihir) berkata, "Kami tidak akan memilih (tunduk) kepadamu atas bukti-bukti nyata (mukjizat), yang telah datang kepada kami dan atas (Allah) yang telah menciptakan kami. Maka putuskanlah yang hendak engkau putuskan. Sesungguhnya engkau hanya dapat memutuskan pada kehidupan di dunia ini.
Terjemahan makna: Kementerian Agama Republik Indonesia — versi 1.0.1 · QuranEnc.com
Tanya tentang ayat iniTanya lewat WhatsApp
Al-Mukhtaṣar fī Tafsīr al-Qur`ān
Markaz Tafsir li ad-Dirasat al-Qur`aniyyah · QuranEnc.com
Para tukang sihir itu berkata kepada Firaun, "Kami tidak akan pernah mengutamakan rasa tunduk dan taat kepadamu daripada ketundukan terhadap mukjizat yang datang kepada kami. Kami tidak akan pernah mengutamakanmu dari Allah yang telah menciptakan Kami, maka lakukanlah apa yang ingin engkau lakukan pada kami sekehendakmu, sesungguhnya engkau tidak memiliki kekuasaan atas kami kecuali hanya dalam kehidupan dunia ini, dan kekuasaanmu itu pasti akan sirna.
Tafsir As-Sa`di
Taisir al-Karim ar-Rahman — Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa`di — versi 1.0.0 · QuranEnc.com
(72) Oleh sebab itu, tatkala para tukang sihir itu mengetahui kebenaran yang nyata, dan Allah telah mencurahkan kemampuan berpikir pada mereka untuk dapat melacak fakta-fakta sesungguh-nya, mereka pun merespon (ancaman Fir'aun) dengan berkata, ﴾ لَن نُّؤۡثِرَكَ عَلَىٰ مَا جَآءَنَا مِنَ ٱلۡبَيِّنَٰتِ ﴿ "Kami sekali-kali tidak mengutamakan kamu dari-pada bukti-bukti yang nyata (mukjizat), yang telah datang kepada kami," [maksudnya kami tidak akan mengutamakan engkau dan apa yang engkau janjikan kepada kami berupa upah dan kedekatan posisi denganmu daripada apa yang telah Allah perlihatkan kepada kami yang berupa ayat-ayat yang jelas]: yang menunjukkan bahwa Allah-lah Rabb yang patut disembah, satu-satunya, yang diagungkan dan dihormati, dan bahwa selain Allah merupakan kebatilan, dan kami (tidak akan) mengutamakan dirimu daripada Dzat yang telah menciptakan kami dan mengadakan kami, ini tidak akan terjadi.
Baca selengkapnya: Tafsir As-Sa`di
﴾ فَٱقۡضِ مَآ أَنتَ قَاضٍۖ ﴿ "Maka putuskanlah apa yang hendak kamu putus-kan," dari sesuatu yang telah engkau ancamkan kepada kami, be-rupa potong tangan dan kaki, penyaliban jasad kami dan siksaan. ﴾ إِنَّمَا تَقۡضِي هَٰذِهِ ٱلۡحَيَوٰةَ ٱلدُّنۡيَآ 72 ﴿ "Sesungguhnya kamu hanya akan dapat memu-tuskan pada kehidupan di dunia ini saja," maksudnya apa yang kamu ancamkan kepada kami, paling maksimal hanya terjadi di kehidupan dunia ini saja, nanti akan selesai, hilang, dan tidak membahayakan kami (di akhirat kelak). Berbeda halnya dengan azab Allah bagi orang yang tetap berada di atas kekufuran, azab itu kontinyu, lagi dahsyat. Sepertinya inilah jawaban dari mereka terhadap perkataan Fir'aun, ﴾ وَلَتَعۡلَمُنَّ أَيُّنَآ أَشَدُّ عَذَابٗا وَأَبۡقَىٰ 71 ﴿ "Dan sungguh kamu akan mengetahui siapa di antara kita yang lebih pedih dan lebih kekal siksanya." (Thaha: 71). Dalam pembicaraan para tukang sihir ini terdapat petunjuk bahwa seorang yang berakal hendaklah menimbang antara kenikmatan dunia dan kenikmatan akhirat dengan azab dunia dan akhirat.
Teks Al-Qur`an: Tanzil Project (Uthmani v1.1, CC BY 3.0). Terjemahan dan tafsir dikutip apa adanya dari Ensiklopedia Al-Qur`an QuranEnc.com, masing-masing dengan sumbernya. Teks ini dikutip apa adanya dari sumbernya; tidak ada jawaban yang ditulis oleh AI. Quran Chat tidak mengeluarkan fatwa.