Beranda › Daftar surah › Surah Al-Hajj › Ayat 15
Tafsir Surah Al-Hajj ayat 15
مَن كَانَ يَظُنُّ أَن لَّن يَنصُرَهُ ٱللَّهُ فِى ٱلدُّنْيَا وَٱلْـَٔاخِرَةِ فَلْيَمْدُدْ بِسَبَبٍ إِلَى ٱلسَّمَآءِ ثُمَّ لْيَقْطَعْ فَلْيَنظُرْ هَلْ يُذْهِبَنَّ كَيْدُهُۥ مَا يَغِيظُ ١٥
Barangsiapa menyangka bahwa Allah tidak akan menolongnya (Muhammad) di dunia dan di akhirat, maka hendaklah dia merentangkan tali ke langit-langit,[541] lalu menggantung (diri), kemudian pikirkanlah apakah tipu dayanya itu dapat melenyapkan apa yang menyakitkan hatinya.
Terjemahan makna: Kementerian Agama Republik Indonesia — versi 1.0.1 · QuranEnc.com
[541] Kata samā` di sini diartikan dengan langit-langit (atap rumah). Kalau samā` diartikan dengan langit (arti biasa), maka terjemahannya menjadi: kalau musuh Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- marah karena dia mendapat pertolongan dari langit, biarlah mereka membentangkan tali ke langit, dan lihatlah, dapatkah mereka memutuskan pertolongan itu dengan cara tersebut? Dengan kata lain, bodoh sekali mereka jika mengira mereka dapat memutuskan pertolongan Allah dengan cara yang picik itu.
Tanya tentang ayat iniTanya lewat WhatsApp
Al-Mukhtaṣar fī Tafsīr al-Qur`ān
Markaz Tafsir li ad-Dirasat al-Qur`aniyyah · QuranEnc.com
Barang siapa yang menyangka bahwa Allah tidak akan menolong Nabi-Nya -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- di dunia dan di akhirat maka hendaknya ia merentangkan tali ke atap rumahnya, lalu ia menggantung diri dengan tidak menginjakkan kakinya di tanah, kemudian pikirkanlah apakah upaya itu melenyapkan rasa sakit, kesal, dan amarah yang ada dalam dirinya?! Sungguh Allah pasti menolong Nabi-Nya, baik pembangkang itu setuju ataupun enggan.
Tafsir As-Sa`di
Taisir al-Karim ar-Rahman — Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa`di — versi 1.0.0 · QuranEnc.com
(15) Maksudnya, barangsiapa yang menyangka Allah tidak menolong RasulNya dan agamaNya akan meredup, (ketahuilah) sesungguhnya kemenangan itu dari Allah, datang dari atas langit [﴾ فَلۡيَمۡدُدۡ بِسَبَبٍ إِلَى ٱلسَّمَآءِ ثُمَّ لۡيَقۡطَعۡ ﴿ "maka hendaklah dia merentangkan tali ke langit, kemudian hendaklah dia memutusnya," maksudnya memutus pertolongan kemenangan dari Rasulullah] ﴾ فَلۡيَنظُرۡ هَلۡ يُذۡهِبَنَّ كَيۡدُهُۥ ﴿ "ke-mudian hendaklah dia pikirkan apakah tipu dayanya itu dapat melenyap-kan," maksudnya tipu daya yang dia lancarkan dan perbuat kepada Rasulullah berupa perlawanan terhadap beliau dan ambisi untuk memberangus agama beliau yang mana telah menjadikan orang tersebut geram karena agama beliau tegak berdiri. Ini merupakan bentuk pertanyaan yang bermakna penafian. Dan sesungguhnya tidak ada orang yang bisa mengobati kejengkelannya (terhadap Islam) dengan usaha-usaha yang dia perbuat.
Baca selengkapnya: Tafsir As-Sa`di
Makna ayat yang mulia ini, wahai orang yang menentang Rasulullah, Muhammad a, yang berusaha memadamkan agama-nya, dengan kebodohannya, dia menyangka usahanya akan ber-guna, ketahuilah, bahwa usaha apa pun yang engkau lakukan dan engkau upayakan untuk memperdayai Rasulullah, maka sesung-guhnya usaha itu tidak akan menyirnakan kegeramanmu dan tidak bakal bisa mengobati dukamu. Engkau tidak mempunyai kemampuan untuk itu. Tetapi, Kami ingin mengusulkan sebuah usulan kepadamu, yang bisa memuaskan kegeramanmu terhadap Rasulullah dan memutuskan pertolongan kalau memang mungkin. Yaitu, masuklah ke dalam masalah ini melalui pintunya. Dan daki-lah menuju arahnya dengan tali-tali. Artinya, carilah tali, pelepah kurma atau lainnya, kemudian gantungkan di langit. Lantas, naik-lah sampai engkau mencapai pintu-pintu yang menjadi tempat turunnya pertolongan. Kemudian, tutuplah, kunci dan putuskan-lah. Kondisi ini akan menuntaskan kebencianmu.
Inilah gagasan dan tipu daya (yang dimaksud). Sedangkan yang lainnya, jangan sampai terlintas di benakmu akan sanggup menyelesaikan kegeramanmu, kalaupun engkau dibantu oleh selu-ruh makhluk.
Ayat yang mulia ini, memuat janji baik dan kabar gembira tentang pertolongan dari Allah bagi agama, RasulNya dan para hamba yang beriman, dengan sangat jelas. Juga mengandung pemangkasan harapan bagi orang-orang kafir yang ingin mema-damkan cahaya Allah melalui lidah-lidah mereka. Allah menyem-purnakan cahayaNya, walaupun orang-orang kafir membenci. Maksudnya, kendatipun mereka mengusahakan upaya-upaya yang mungkin mereka tempuh.
Teks Al-Qur`an: Tanzil Project (Uthmani v1.1, CC BY 3.0). Terjemahan dan tafsir dikutip apa adanya dari Ensiklopedia Al-Qur`an QuranEnc.com, masing-masing dengan sumbernya. Teks ini dikutip apa adanya dari sumbernya; tidak ada jawaban yang ditulis oleh AI. Quran Chat tidak mengeluarkan fatwa.