Beranda › Daftar surah › Surah Al-Mu'minun › Ayat 45
Tafsir Surah Al-Mu'minun ayat 45
ثُمَّ أَرْسَلْنَا مُوسَىٰ وَأَخَاهُ هَٰرُونَ بِـَٔايَٰتِنَا وَسُلْطَٰنٍ مُّبِينٍ ٤٥
Kemudian Kami utus Musa dan saudaranya Harun dengan membawa tanda-tanda (kebesaran) Kami, dan bukti yang nyata,[553]
Terjemahan makna: Kementerian Agama Republik Indonesia — versi 1.0.1 · QuranEnc.com
[553] Mukjizat Nabi Musa -'alaihissalām- yang sembilan macam.
Tanya tentang ayat iniTanya lewat WhatsApp
Al-Mukhtaṣar fī Tafsīr al-Qur`ān
Markaz Tafsir li ad-Dirasat al-Qur`aniyyah · QuranEnc.com
Kemudian Kami utus Musa dan saudaranya, Harun dengan sembilan mukjizat Kami, yaitu: tongkat, tangan (yang bercahaya), belalang, kutu, katak, darah, angin topan, tahun-tahun yang kering, dan kekurangan buah-buahan, serta dengan hujah yang nyata.
Tafsir As-Sa`di
Taisir al-Karim ar-Rahman — Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa`di — versi 1.0.0 · QuranEnc.com
(45) FirmanNya, ﴾ ثُمَّ أَرۡسَلۡنَا مُوسَىٰ ﴿ "Kemudian Kami utus Musa" putra Imran, Kalimurrahman, ﴾ وَأَخَاهُ هَٰرُونَ ﴿ "dan saudaranya Harun," ketika beliau memohon kepada Allah agar mengikutsertakan sau-daranya itu (Harun) dalam misinya. Allah menyambut permo-honan ini, ﴾ بِـَٔايَٰتِنَا ﴿ "dengan membawa tanda-tanda (kebesaran) Kami," yang menunjukkan kebenaran mereka berdua dan (kebenaran) risalah yang mereka emban, ﴾ وَسُلۡطَٰنٖ مُّبِينٍ ﴿ "dan bukti yang nyata," mak-sudnya hujjah yang nyata, lantaran besarnya kekuatannya yang mampu memaksa hati-hati dan menguasainya karena kekuatannya. Maka, hati-hati kaum Mukminin pun menjadi tunduk, dan tegak-lah hujjah di hadapan orang-orang yang melakukan penentangan. Ini seperti Firman Allah,
Baca selengkapnya: Tafsir As-Sa`di
﴾ وَلَقَدۡ ءَاتَيۡنَا مُوسَىٰ تِسۡعَ ءَايَٰتِۭ بَيِّنَٰتٖۖ ﴿
"Dan sungguh Kami telah memberikan kepada Musa sembilan buah ayat yang nyata." (Al-Isra`: 101).
Oleh karena itu, pimpinan para penentang telah mengetahui kebenaran namun tetap berkeras kepala menentang.
﴾ فَسۡـَٔلۡ بَنِيٓ إِسۡرَٰٓءِيلَ إِذۡ جَآءَهُمۡ ﴿
"Maka tanyakanlah kepada Bani Israil, tatkala Musa datang kepada mereka," dengan membawa ayat-ayat yang nyata tersebut. Maka, [Fir'aun][9] berkata kepada beliau,
﴾ إِنِّي لَأَظُنُّكَ يَٰمُوسَىٰ مَسۡحُورٗا ﴿
"Sesungguhnya aku menyangkamu, hai Musa, seorang yang terkena sihir." (Al-Isra`: 101).
Lalu, Musa menyanggah,
﴾ لَقَدۡ عَلِمۡتَ مَآ أَنزَلَ هَٰٓؤُلَآءِ إِلَّا رَبُّ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ بَصَآئِرَ وَإِنِّي لَأَظُنُّكَ يَٰفِرۡعَوۡنُ مَثۡبُورٗا 102 ﴿
"Sungguh kamu telah mengetahui, bahwa tidaklah yang menurun-kan mukjizat-mukjizat itu kecuali Rabb yang memelihara langit dan bumi sebagai bukti-bukti nyata, dan sesungguhnya aku mengiramu, hai Fir'aun, seorang yang akan binasa." (Al-Isra`: 103).
Allah تعالى juga berfirman,
﴾ وَجَحَدُواْ بِهَا وَٱسۡتَيۡقَنَتۡهَآ أَنفُسُهُمۡ ظُلۡمٗا وَعُلُوّٗاۚ ﴿
"Dan mereka mengingkarinya karena kezhaliman dan kesombongan (mereka) padahal hati mereka meyakini (kebenaran)nya." (An-Naml: 14).
Teks Al-Qur`an: Tanzil Project (Uthmani v1.1, CC BY 3.0). Terjemahan dan tafsir dikutip apa adanya dari Ensiklopedia Al-Qur`an QuranEnc.com, masing-masing dengan sumbernya. Teks ini dikutip apa adanya dari sumbernya; tidak ada jawaban yang ditulis oleh AI. Quran Chat tidak mengeluarkan fatwa.