Beranda › Daftar surah › Surah An-Nur › Ayat 52

Tafsir Surah An-Nur ayat 52

  • Ayat 52 dari 64
  • Juz 18
  • Madaniyah
  • 24:52

وَمَن يُطِعِ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ وَيَخْشَ ٱللَّهَ وَيَتَّقْهِ فَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْفَآئِزُونَ ۝٥٢

Dan barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya serta takut kepada Allah dan bertakwa kepada-Nya, mereka itulah orang-orang yang mendapat kemenangan.

Terjemahan makna: Kementerian Agama Republik Indonesia — versi 1.0.1 · QuranEnc.com

24:52

Tanya tentang ayat ini

Al-Mukhtaṣar fī Tafsīr al-Qur`ān

Markaz Tafsir li ad-Dirasat al-Qur`aniyyah · QuranEnc.com

Barang siapa yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya, berserah diri kepada hukum keduanya, takut terhadap akibat maksiat, dan bertakwa kepada Allah dengan mengerjakan perintah dan menjauhi larangan-Nya maka mereka itulah orang-orang yang meraih kemenangan dengan mendapatkan kebaikan dunia dan akhirat.

Tafsir As-Sa`di

Taisir al-Karim ar-Rahman — Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa`di — versi 1.0.0 · QuranEnc.com

(52) Tatkala Allah menyebutkan keutamaan taat dalam berhukum secara khusus, maka Dia menyebutkan keutamaan taat secara umum pada seluruh keadaan. Allah berfirman, ﴾ وَمَن يُطِعِ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ ﴿ "Dan barangsiapa yang taat kepada Allah dan RasulNya," lalu membenarkan al-khabar dan mengikuti perintah Allah dan Rasul-Nya ﴾ وَيَخۡشَ ٱللَّهَ ﴿ "dan takut kepada Allah," maksudnya takut kepadaNya dengan ketakutan yang berkaitan dengan pengetahuan, sehingga dia meninggalkan apa yang dilarang, menahan dirinya dari apa yang diinginkan nafsunya ﴾ وَيَتَّقۡهِ ﴿ "dan bertakwa kepadaNya," dengan meninggalkan perkara-perkara yang dilarang. Karena, hakikat takwa secara umum, mencakup melakukan perintah dan menjauhi larangan. Tatkala lafazh at-taqwa bersanding dengan lafazh al-birr (kebaikan) atau ath-tha'ah (ketaatan) –sebagaimana dalam pemba-hasan di sini– maka ditafsirkan dengan membentengi diri dari azab Allah dengan cara meninggalkan kemaksiatan kepadaNya.

Baca selengkapnya: Tafsir As-Sa`di

﴾ فَأُوْلَٰٓئِكَ ﴿ "Maka mereka," yang telah memadukan antara keta-atan kepada Allah dan RasulNya, rasa takut dan takwa kepadaNya ﴾ هُمُ ٱلۡفَآئِزُونَ ﴿ "adalah orang-orang yang mendapat kemenangan," dengan selamatnya mereka dari azab karena mereka meninggalkan perkara-perkara pemicunya sehingga meraih pahala karena telah menem-puh sebab kausalitasnya. Kemenangan hanya terbatas bagi mereka (saja). Adapun orang yang belum menyandangi diri dengan sifat-sifat mereka, maka sungguh dia akan kehilangan kemenangan ini sesuai dengan kadar kekurangan untuk menyempurnakan sifat-sifat ini.

Ayat ini mencakup hak kolektif antara Allah dan RasulNya. Yaitu, ketaatan yang berkonsekuensi kepada keimanan dan (me-ngandung) hak khusus untuk Allah yaitu rasa takut dan ketakwaan. Masih tersisa (jenis hak) ketiga yang khusus bagi RasulNya, yaitu pemberian dukungan dan pengagungan, sebagaimana Allah telah menggabungkan tiga hak ini dalam surat al-Fath,

﴾ لِّتُؤۡمِنُواْ بِٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ وَتُعَزِّرُوهُ وَتُوَقِّرُوهُۚ وَتُسَبِّحُوهُ بُكۡرَةٗ وَأَصِيلًا 9 ﴿

"Supaya kamu sekalian beriman kepada Allah dan RasulNya, menguatkan (agama)Nya, membesarkannya dan bertasbih kepadaNya di waktu pagi dan petang." (Al-Fath: 9).

العربيةEnglish

Teks Al-Qur`an: Tanzil Project (Uthmani v1.1, CC BY 3.0). Terjemahan dan tafsir dikutip apa adanya dari Ensiklopedia Al-Qur`an QuranEnc.com, masing-masing dengan sumbernya. Teks ini dikutip apa adanya dari sumbernya; tidak ada jawaban yang ditulis oleh AI. Quran Chat tidak mengeluarkan fatwa.