Beranda › Daftar surah › Surah Al-Furqan › Ayat 6
Tafsir Surah Al-Furqan ayat 6
قُلْ أَنزَلَهُ ٱلَّذِى يَعْلَمُ ٱلسِّرَّ فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ إِنَّهُۥ كَانَ غَفُورًا رَّحِيمًا ٦
Katakanlah (Muhammad), "(Al-Qur`an) itu diturunkan oleh (Allah) yang mengetahui rahasia di langit dan di bumi. Sungguh, Dia Maha Pengampun, Maha Penyayang."
Terjemahan makna: Kementerian Agama Republik Indonesia — versi 1.0.1 · QuranEnc.com
Tanya tentang ayat iniTanya lewat WhatsApp
Al-Mukhtaṣar fī Tafsīr al-Qur`ān
Markaz Tafsir li ad-Dirasat al-Qur`aniyyah · QuranEnc.com
Katakanlah -wahai Rasul- kepada orang-orang yang mendustakannya tersebut, "Al-Qur`ān itu diturunkan oleh Allah yang mengetahui segala sesuatu di langit dan di bumi, ia bukanlah kitab yang diada-adakan oleh Muhammad sebagaimana yang kalian tuduhkan." Lalu Allah berfirman menganjurkan mereka untuk bertobat, "Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang terhadap hamba-hamba-Nya yang bertobat kepada-Nya."
Tafsir As-Sa`di
Taisir al-Karim ar-Rahman — Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa`di — versi 1.0.0 · QuranEnc.com
(6) Maka dari itu Allah membantah mereka dengan Firman-Nya, ﴾ قُلۡ أَنزَلَهُ ٱلَّذِي يَعۡلَمُ ٱلسِّرَّ فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِۚ ﴿ "Katakanlah, 'Al-Qur`an itu diturunkan oleh (Allah) Yang mengetahui segala rahasia di langit dan bumi." Maksudnya, al-Qur`an itu diturunkan oleh Allah yang pe-ngetahuanNya meliputi semua apa yang ada di langit dan bumi, dari yang tidak tampak dan yang nampak, dari yang jelas dan yang tersembunyi. (Ini) seperti FirmanNya,
﴾ وَإِنَّهُۥ لَتَنزِيلُ رَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ 192 نَزَلَ بِهِ ٱلرُّوحُ ٱلۡأَمِينُ 193 عَلَىٰ قَلۡبِكَ لِتَكُونَ مِنَ ٱلۡمُنذِرِينَ 194 ﴿
"Dan sesungguhnya al-Qur`an ini benar-benar diturunkan oleh Rabb semesta alam, dia dibawa turun oleh ar-Ruh al-Amin (Jibril), ke dalam hatimu (Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan." (Asy-Syu'ara`: 192-194).
Baca selengkapnya: Tafsir As-Sa`di
Sisi penegakan hujjah terhadap mereka (yang terkandung dalam ayat ini. Pent.) adalah bahwa yang telah menurunkan al-Qur`an ini adalah (Tuhan) yang ilmuNya meliputi segala sesuatu. Maka mustahil dan tidak masuk akal kalau seorang makhluk me-ngatakan atau mengada-adakan al-Qur`an ini, lalu mengatakan, "Ini berasal dari sisi Allah" padahal ia bukan dari sisiNya, lalu dia menghalalkan darah dan harta siapa saja yang menyalahinya, dan beranggapan bahwa Allah telah mengatakan hal itu kepadanya. Allah mengetahui segala sesuatu, maka dari itu Dia memberikan dukungan dan pertolongan kepadanya (Muhammad) dalam me-lawan musuh-musuhNya, serta menjadikannya dapat menguasai mereka dan negerinya. Maka tidak mungkin seseorang akan meng-ingkari al-Qur`an ini kecuali setelah dia mengingkari (luasnya) pengetahuan Allah. Ini sama sekali tidak pernah dikatakan oleh sekelompok anak cucu Adam, kecuali kaum filsafat Atheisme!
Dan juga, sesungguhnya penjelasan tentang ilmu Allah a yang meliputi segala sesuatu mengingatkan dan mendorong me-reka untuk merenungkan al-Qur`an; dan bahwa kalau saja mereka merenungkannya, tentu mereka akan melihat ilmu dan hukum-hukumNya yang membuktikan dengan jelas lagi pasti bahwasanya al-Qur`an ini tidak mungkin ada kecuali berasal dari Dzat yang Mengetahui yang ghaib dan yang nampak.
Sekalipun mereka mengingkari tauhid dan kerasulan, namun karena kelembutan Allah سبحانه وتعالى terhadap mereka, maka Dia tidak membiarkan mereka dan tidak membiarkan kezhaliman mereka, bahkan Dia menyeru dan mengajak mereka bertaubat dan ber-inabah (kembali) kepadaNya; dan Dia menjanjikan ampunan dan rahmat (kasih sayang) kepada mereka jika mereka bertaubat dan kembali (kepada Allah. Pent), seraya berfirman, ﴾ إِنَّهُۥ كَانَ غَفُورٗا ﴿ "Sesungguhnya Dia Maha Pengampun," maksudnya, sifatNya adalah memberikan ampunan kepada para pelaku kemaksiatan dan dosa apabila mereka melakukan sebab kausalitas ampunanNya, yaitu meninggalkan kedurhakaan dan bertaubat darinya; ﴾ رَّحِيمٗا ﴿ "lagi Maha Penyayang" terhadap mereka, di mana Dia tidak segera me-nimpakan hukumanNya terhadap mereka, padahal mereka telah melakukan perbuatan yang semestinya dibalas dengan hukuman; dan di mana pula Dia menerima taubat mereka setelah sebelumnya mereka berbuat maksiat; dan di mana pula Dia menghapus dosa-dosa mereka yang telah lalu, serta menerima kebaikan-kebaikan mereka, dan di mana pula Dia mengembalikan orang yang kembali kepadaNya setelah dia terlantar, dan orang yang menghadap kepa-daNya setelah sebelumnya dia berpaling dariNya kepada kondisi orang-orang yang patuh dan berinabah kepadaNya.
Teks Al-Qur`an: Tanzil Project (Uthmani v1.1, CC BY 3.0). Terjemahan dan tafsir dikutip apa adanya dari Ensiklopedia Al-Qur`an QuranEnc.com, masing-masing dengan sumbernya. Teks ini dikutip apa adanya dari sumbernya; tidak ada jawaban yang ditulis oleh AI. Quran Chat tidak mengeluarkan fatwa.