Beranda › Daftar surah › Surah Al-Qasas › Ayat 48
Tafsir Surah Al-Qasas ayat 48
فَلَمَّا جَآءَهُمُ ٱلْحَقُّ مِنْ عِندِنَا قَالُوا۟ لَوْلَآ أُوتِىَ مِثْلَ مَآ أُوتِىَ مُوسَىٰٓ ۚ أَوَلَمْ يَكْفُرُوا۟ بِمَآ أُوتِىَ مُوسَىٰ مِن قَبْلُ ۖ قَالُوا۟ سِحْرَانِ تَظَٰهَرَا وَقَالُوٓا۟ إِنَّا بِكُلٍّ كَٰفِرُونَ ٤٨
Maka ketika telah datang kepada mereka kebenaran (Al-Qur`an) dari sisi Kami, mereka berkata, "Mengapa tidak diberikan kepadanya (Muhammad) seperti apa yang telah diberikan kepada Musa dahulu?" Bukankah mereka itu telah ingkar (juga) kepada apa yang diberikan kepada Musa dahulu? Mereka dahulu berkata, "(Musa dan Harun adalah) dua penyihir[611] yang bantu membantu." Dan mereka (juga) berkata, "Sesungguhnya kami sama sekali tidak mempercayai masing-masing mereka itu."
Terjemahan makna: Kementerian Agama Republik Indonesia — versi 1.0.1 · QuranEnc.com
[611] Menurut sebagian mufasir, yang dimaksud siḥrān adalah Kitab Taurat dan Al-Qur`an.
Tanya tentang ayat iniTanya lewat WhatsApp
Al-Mukhtaṣar fī Tafsīr al-Qur`ān
Markaz Tafsir li ad-Dirasat al-Qur`aniyyah · QuranEnc.com
Namun, tatkala Muhammad datang kepada kaum Quraisy itu dengan membawa risalah agama dari Tuhannya, mereka pun bertanya kepada kaum Yahudi tentangnya, lalu kaum Yahudi mengajarkan pada mereka suatu dalih dengan ucapan, “Kenapa Muhammad tidak diberi mukjizat seperti mukjizat-mukjizat yang diberikan kepada Musa yang menunjukkan bahwa dia adalah utusan dari Tuhannya, seperti tangan dan tongkat.” Katakanlah -wahai Rasul- sebagai jawaban kepada mereka, “Bukankah Yahudi telah mengingkari apa yang diberikan kepada Musa sebelumnya dan mereka berkata sebagaimana disebutkan dalam Taurat dan Al-Qur`ān, 'Keduanya adalah sihir yang saling menguatkan' dan berkata, 'Sesungguhnya kami ingkar terhadap Taurat maupun Al-Qur`ān'?!"
Tafsir As-Sa`di
Taisir al-Karim ar-Rahman — Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa`di — versi 1.0.0 · QuranEnc.com
(48) ﴾ فَلَمَّا جَآءَهُمُ ٱلۡحَقُّ ﴿ "Maka tatkala datang kepada mereka ke-benaran" yang tidak ada keraguan di dalamnya ﴾ مِنۡ عِندِنَا ﴿ "dari sisi Kami" yaitu al-Qur`an yang telah Kami wahyukan kepadamu, ﴾ قَالُواْ ﴿ "mereka berkata" seraya mendustakannya dan menolak dengan suatu yang tidak bisa dijadikan sebagai paham penolakan, ﴾ لَوۡلَآ أُوتِيَ مِثۡلَ مَآ أُوتِيَ مُوسَىٰٓۚ ﴿ "Mengapakah tidak diberikan kepadanya (Muhammad) seperti yang telah diberikan kepada Musa dahulu." Maksudnya, diturunkan kepadanya sebuah kitab dari langit sekaligus. Artinya: Selagi ia di-turunkan secara berserakan (terpisah-pisah, bertahap. Pent) maka itu berarti bukan dari Allah. Dalil apa dalam hal ini? Syubhat apa yang membuktikan bahwa ia bukan dari Allah ketika diturunkan secara terpisah-pisah? Bahkan di antara kesempurnaan al-Qur`an ini dan perhatian Allah kepada orang yang al-Qur`an itu diturun-kan kepadanya adalah penurunan al-Qur`an secara terpisah-pisah (bertujuan) untuk meneguhkan hati RasulNya dengan cara itu, dan untuk terjadinya penambahan iman bagi orang-orang yang beriman,
Baca selengkapnya: Tafsir As-Sa`di
﴾ وَلَا يَأۡتُونَكَ بِمَثَلٍ إِلَّا جِئۡنَٰكَ بِٱلۡحَقِّ وَأَحۡسَنَ تَفۡسِيرًا 33 ﴿
"Tidaklah orang-orang kafir itu datang kepadamu (membawa) se-suatu perumpamaan, melainkan Kami datangkan kepadamu sesuatu yang benar dan yang paling baik penjelasannya." (Al-Furqan: 33).
Dan juga, sesungguhnya analogi mereka kepada Kitab Nabi Musa adalah analogi yang sudah mereka rusak sendiri. Lalu bagai-mana bisa mereka menganalogikannya kepada kitab yang telah mereka ingkari dan tidak mereka yakini? Maka dari itu Allah berfirman, ﴾ أَوَلَمۡ يَكۡفُرُواْ بِمَآ أُوتِيَ مُوسَىٰ مِن قَبۡلُۖ قَالُواْ سِحۡرَانِ تَظَٰهَرَا ﴿ "Dan bukankah mereka itu telah ingkar (juga) kepada Kitab yang diberikan kepada Musa dahulu; mereka dahulu telah berkata, 'Dua ahli sihir yang bantu mem-bantu'." Maksudnya, al-Qur`an dan Taurat saling bantu-membantu di dalam sihirnya dan di dalam menyesatkan manusia.﴾ وَقَالُوٓاْ إِنَّا بِكُلّٖ كَٰفِرُونَ ﴿ "Dan mereka (juga) berkata, 'Sesungguhnya kami tidak memperca-yai masing-masing mereka itu'." Dengan demikian terbuktilah bahwa mereka hendak membatalkan kebenaran dengan sesuatu yang tidak bisa dijadikan argumen, dan hendak merusaknya dengan sesuatu yang tidak bisa dirusak, mereka mengucapkan perkataan-perka-taan yang kontradiksi. Itulah kebiasaan setiap orang kafir. Maka dari itu Allah menegaskan bahwa mereka kafir kepada dua kitab dan dua rasul tersebut.
Teks Al-Qur`an: Tanzil Project (Uthmani v1.1, CC BY 3.0). Terjemahan dan tafsir dikutip apa adanya dari Ensiklopedia Al-Qur`an QuranEnc.com, masing-masing dengan sumbernya. Teks ini dikutip apa adanya dari sumbernya; tidak ada jawaban yang ditulis oleh AI. Quran Chat tidak mengeluarkan fatwa.