Beranda › Daftar surah › Surah Al-'Ankabut › Ayat 67

Tafsir Surah Al-'Ankabut ayat 67

  • Ayat 67 dari 69
  • Juz 21
  • Makkiyah
  • 29:67

أَوَلَمْ يَرَوْا۟ أَنَّا جَعَلْنَا حَرَمًا ءَامِنًا وَيُتَخَطَّفُ ٱلنَّاسُ مِنْ حَوْلِهِمْ ۚ أَفَبِٱلْبَٰطِلِ يُؤْمِنُونَ وَبِنِعْمَةِ ٱللَّهِ يَكْفُرُونَ ۝٦٧

Tidakkah mereka memperhatikan, bahwa Kami telah menjadikan (negeri mereka) tanah suci yang aman, padahal manusia di sekitarnya saling merampok. Mengapa (setelah nyata kebenaran) mereka masih percaya kepada yang batil dan ingkar kepada nikmat Allah?

Terjemahan makna: Kementerian Agama Republik Indonesia — versi 1.0.1 · QuranEnc.com

29:67

Tanya tentang ayat ini

Al-Mukhtaṣar fī Tafsīr al-Qur`ān

Markaz Tafsir li ad-Dirasat al-Qur`aniyyah · QuranEnc.com

Tidakkah orang-orang yang mengingkari nikmat-nikmat Allah atas mereka itu ketika Allah menyelamatkan mereka dari tenggelam mengetahui adanya kenikmatan lain, yaitu bahwa Kami telah membuatkan untuk mereka tanah suci yang di dalamnya mereka merasa aman atas darah dan harta mereka, pada saat orang-orang selain mereka sedang ditimpa peperangan; mereka terbunuh, ditahan, wanita-wanita dan keluarga mereka ditawan, dan harta mereka dirampas. Apakah mereka percaya dengan kebatilan dari tuhan-tuhan yang mereka akui itu, sementara terhadap kenikmatan yang Allah berikan mereka mengingkarinya?! Kenapa mereka tidak mensyukurinya kepada Allah?!

Tafsir As-Sa`di

Taisir al-Karim ar-Rahman — Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa`di — versi 1.0.0 · QuranEnc.com

(67) Kemudian Allah سبحانه وتعالى menyebutkan karuniaNya terhadap mereka berupa tanah haram yang aman, dan bahwa sesungguhnya mereka adalah para penduduknya yang berada dalam suasana aman, lapang dan penuh rizki, sementara masyarakat yang berada di sekitarnya (di luar tanah haram) selalu dirampok dan merasa cemas. Lalu kenapa mereka tidak menyembah Tuhan yang telah memberi mereka makan (sehingga bebas) dari kelaparan dan me-nentramkan mereka dari rasa takut? ﴾ أَفَبِٱلۡبَٰطِلِ يُؤۡمِنُونَ ﴿ "Maka mengapa mereka masih percaya kepada yang batil" yaitu kesyirikan yang mereka anut, perkataan dan berbagai perbuatan yang batil (palsu),﴾ وَبِنِعۡمَةِ ٱللَّهِ ﴿ "dan kepada nikmat Allah," mereka ﴾ يَكۡفُرُونَ ﴿ "ingkar?" Ke mana akal pikiran mereka pergi? Dan hati nurani mereka hilang? Mereka lebih mementingkan kesesatan daripada hidayah, kebatilan dari-pada kebenaran, dan kesengsaraan daripada kebahagiaan; di mana dan kapan saja mereka berada, maka mereka adalah manusia yang paling zhalim.

العربيةEnglish

Teks Al-Qur`an: Tanzil Project (Uthmani v1.1, CC BY 3.0). Terjemahan dan tafsir dikutip apa adanya dari Ensiklopedia Al-Qur`an QuranEnc.com, masing-masing dengan sumbernya. Teks ini dikutip apa adanya dari sumbernya; tidak ada jawaban yang ditulis oleh AI. Quran Chat tidak mengeluarkan fatwa.