Beranda › Daftar surah › Surah Ar-Rum › Ayat 31

Tafsir Surah Ar-Rum ayat 31

  • Ayat 31 dari 60
  • Juz 21
  • Makkiyah
  • 30:31

۞ مُنِيبِينَ إِلَيْهِ وَٱتَّقُوهُ وَأَقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَلَا تَكُونُوا۟ مِنَ ٱلْمُشْرِكِينَ ۝٣١

dengan kembali bertobat kepada-Nya dan bertakwalah kepada-Nya serta laksanakanlah salat dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah,

Terjemahan makna: Kementerian Agama Republik Indonesia — versi 1.0.1 · QuranEnc.com

30:31

Tanya tentang ayat ini

Al-Mukhtaṣar fī Tafsīr al-Qur`ān

Markaz Tafsir li ad-Dirasat al-Qur`aniyyah · QuranEnc.com

Kembalilah kalian kepada Tuhan kalian -Subḥānahu wa Ta'ālā- dengan bertobat dari dosa-dosa kalian, bertakwalah kepada-Nya dengan mengerjakan segala perintah-Nya dan meninggalkan segala larangan-Nya, dan laksanakanlah salat dengan cara yang paling sempurna, serta janganlah kalian menjadi bagian dari orang-orang musyrik yang menentang fitrah dengan menyekutukan Allah dengan selain-Nya dalam ibadah mereka.

Tafsir As-Sa`di

Taisir al-Karim ar-Rahman — Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa`di — versi 1.0.0 · QuranEnc.com

(31) ﴾ مُنِيبِينَ إِلَيۡهِ وَٱتَّقُوهُ ﴿ "Dengan kembali bertaubat kepadaNya, dan bertakwalah kepadaNya," ia adalah tafsir (penjelasan) terhadap "menghadapkan wajah kepada agama." Karena sesungguhnya inabah (kembali) itu adalah inabah hati dan ketertarikan faktor pe-nyebabnya kepada hal-hal yang diridhai Allah سبحانه وتعالى, dan konsekuensi dari semua itu adalah amal anggota tubuh dengan tuntutan apa yang ada di dalam hati. Maka hal itu meliputi ibadah-ibadah lahi-riyah dan batiniyah, dan semua itu tidak akan bisa sempurna (ter-laksana) kecuali dengan cara meninggalkan maksiat-maksiat yang lahir dan yang batin. Maka dari itu, Dia berfirman, ﴾ وَٱتَّقُوهُ ﴿ "dan bertakwalah kepadaNya." Ini mencakup pelaksanaan terhadap hal-hal yang diperintahkan dan meninggalkan hal-hal yang dilarang. Di antara hal-hal yang diperintahkan itu, shalat disebutkan secara khusus, karena shalat mengajak kepada inabah dan takwa, sebagai-mana Firman Allah سبحانه وتعالى,

﴾ وَأَقِمِ ٱلصَّلَوٰةَۖ إِنَّ ٱلصَّلَوٰةَ تَنۡهَىٰ عَنِ ٱلۡفَحۡشَآءِ وَٱلۡمُنكَرِۗ ﴿

"Dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari yang keji dan mungkar." (Al-Ankabut: 45).

Inilah pertolongan shalat untuk bisa bertakwa. Kemudian Dia berfirman,

﴾ وَلَذِكۡرُ ٱللَّهِ أَكۡبَرُۗ ﴿

"Dan sesungguhnya mengingat Allah adalah lebih besar." (Al-An-kabut: 45).

Ini adalah himbauan untuk berinabah (kembali kepada Allah). Dan Dia mengkhususkan pada pondasi larangan, yaitu sesuatu yang mana amal tidak akan diterima bila disertainya. Ia adalah syirik. Maka Dia berfirman, ﴾ وَلَا تَكُونُواْ مِنَ ٱلۡمُشۡرِكِينَ ﴿ "Dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah," sebab ke-beradaan syirik itu sangat berlawanan dengan inabah yang ruhnya adalah ikhlas dari semua sisi.

العربيةEnglish

Teks Al-Qur`an: Tanzil Project (Uthmani v1.1, CC BY 3.0). Terjemahan dan tafsir dikutip apa adanya dari Ensiklopedia Al-Qur`an QuranEnc.com, masing-masing dengan sumbernya. Teks ini dikutip apa adanya dari sumbernya; tidak ada jawaban yang ditulis oleh AI. Quran Chat tidak mengeluarkan fatwa.