Beranda › Daftar surah › Surah Saba › Ayat 8

Tafsir Surah Saba ayat 8

  • Ayat 8 dari 54
  • Juz 22
  • Makkiyah
  • 34:8

أَفْتَرَىٰ عَلَى ٱللَّهِ كَذِبًا أَم بِهِۦ جِنَّةٌۢ ۗ بَلِ ٱلَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِٱلْـَٔاخِرَةِ فِى ٱلْعَذَابِ وَٱلضَّلَٰلِ ٱلْبَعِيدِ ۝٨

Apakah dia mengada-adakan kebohongan terhadap Allah atau sakit gila?" (Tidak), tetapi orang-orang yang tidak beriman kepada akhirat itu berada dalam siksaan dan kesesatan yang jauh.

Terjemahan makna: Kementerian Agama Republik Indonesia — versi 1.0.1 · QuranEnc.com

34:8

Tanya tentang ayat ini

Al-Mukhtaṣar fī Tafsīr al-Qur`ān

Markaz Tafsir li ad-Dirasat al-Qur`aniyyah · QuranEnc.com

Mereka juga berkata, “Apakah laki-laki ini membuat kebohongan atas nama Allah lalu dia menyatakan bahwa kita akan dibangkitkan sesudah kematian ataukah ia adalah orang gila yang berkata dan meracau dengan kata-kata yang tak bermakna?" Namun, faktanya tidak sebagaimana yang mereka kira karena yang terjadi adalah bahwa orang-orang yang tidak mempercayai kehidupan akhirat adalah orang-orang yang berada di dalam azab yang berat pada hari Kiamat dan berada di dalam kesesatan yang jauh dari kebenaran di dunia.

Tafsir As-Sa`di

Taisir al-Karim ar-Rahman — Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa`di — versi 1.0.0 · QuranEnc.com

(8) Orang laki-laki ini yang datang dengan membawa berita seperti itu, apakah dia mengada-adakan ﴾ عَلَى ٱللَّهِ كَذِبًا ﴿ "kebohongan terhadap Allah" sehingga dia lancang kepadaNya, lalu mengatakan apa yang telah ia katakan itu, ﴾ أَم بِهِۦ جِنَّةُۢۗ ﴿ "ataukah ada padanya penya-kit gila?" (Kalau demikian), maka tidak perlu merasa aneh dengan-nya, karena kegilaan itu seni!

Semua (sikap mereka) ini dengan nada keras kepala dan zhalim. Padahal sebenarnya mereka sudah mengetahui bahwasa-nya beliau adalah makhluk Allah yang paling jujur dan paling ber-akal. Di antara (bukti) pengetahuan mereka adalah bahwa mereka menampakkan dan mengulangi permusuhannya, mereka mengor-bankan diri dan harta benda mereka untuk menghalang-halangi manusia dari Rasulullah a. Maka, kalau sekiranya rasul itu dusta dan gila, tentu sangat tidak pantas bagi kalian, wahai orang-orang yang mempunyai akal tidak sehat, tidak pantas kalau kalian men-dengarkan perkataan yang dia katakan atau mengerumuni dakwah-nya. Sebab, orang gila itu sangat tidak pantas kalau orang yang ber-akal memperhatikannya, atau perkataannya sampai (ke telinganya).

Baca selengkapnya: Tafsir As-Sa`di

Kalau saja bukan karena sikap keras kepala dan kezhaliman kalian, tentu kalian segera memenuhi seruannya dan niscaya kalian menyambut dakwahnya dengan senang. Akan tetapi ayat-ayat (mukjizat-mukjizat) dan para rasul sama sekali sudah tidak berguna bagi orang-orang yang tidak beriman. Maka dari itu Allah سبحانه وتعالى ber-firman, ﴾ بَلِ ٱلَّذِينَ لَا يُؤۡمِنُونَ بِٱلۡأٓخِرَةِ ﴿ "Sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada negeri akhirat." Dan di antara mereka adalah orang-orang yang mengatakan perkataan di atas, ﴾ فِي ٱلۡعَذَابِ وَٱلضَّلَٰلِ ٱلۡبَعِيدِ ﴿ "ber-ada dalam siksaan dan kesesatan yang jauh." Maksudnya, di dalam kesengsaraan yang sangat dahsyat dan kesesatan yang sangat jauh, yang sangat tidak dekat kepada yang benar. Kesengsaraan dan kesesatan apa yang lebih dahsyat daripada keingkaran mereka terhadap kekuasaan Allah untuk menghidupkan kembali? Dan kesengsaraan dan kesesatan apa yang lebih dahsyat daripada pen-dustaan mereka terhadap RasulNya yang datang dengan membawa berita kebangkitan serta ejekan mereka terhadapnya dan keteguhan pendirian mereka bahwa ajaran yang mereka anutlah yang benar? Jadi, mereka melihat yang benar sebagai kebatilan, dan kebatilan sebagai kebenaran dan petunjuk.

العربيةEnglish

Teks Al-Qur`an: Tanzil Project (Uthmani v1.1, CC BY 3.0). Terjemahan dan tafsir dikutip apa adanya dari Ensiklopedia Al-Qur`an QuranEnc.com, masing-masing dengan sumbernya. Teks ini dikutip apa adanya dari sumbernya; tidak ada jawaban yang ditulis oleh AI. Quran Chat tidak mengeluarkan fatwa.