Beranda › Daftar surah › Surah Az-Zumar › Ayat 17

Tafsir Surah Az-Zumar ayat 17

  • Ayat 17 dari 75
  • Juz 23
  • Makkiyah
  • 39:17

وَٱلَّذِينَ ٱجْتَنَبُوا۟ ٱلطَّٰغُوتَ أَن يَعْبُدُوهَا وَأَنَابُوٓا۟ إِلَى ٱللَّهِ لَهُمُ ٱلْبُشْرَىٰ ۚ فَبَشِّرْ عِبَادِ ۝١٧

Dan orang-orang yang menjauhi Tagut (yaitu) tidak menyembahnya[761] dan kembali kepada Allah, mereka pantas mendapat berita gembira; sebab itu sampaikanlah kabar gembira itu kepada hamba-hamba-Ku,

Terjemahan makna: Kementerian Agama Republik Indonesia — versi 1.0.1 · QuranEnc.com

[761] Tagut ialah setan dan apa saja yang disembah selain Allah -Subḥānahu wata'ālā-.

39:17

Tanya tentang ayat ini

Al-Mukhtaṣar fī Tafsīr al-Qur`ān

Markaz Tafsir li ad-Dirasat al-Qur`aniyyah · QuranEnc.com

Adapun orang-orang yang menjauhi penyembahan berhala-berhala dan segala yang disembah selain Allah, serta mereka kembali kepada Allah dengan bertobat maka bagi mereka berita gembira berupa surga saat wafat, di alam kubur, dan pada hari Kiamat. Sebab itu, kabarkanlah -wahai Rasul- berita gembira ini kepada hamba-hamba-Ku.

Tafsir As-Sa`di

Taisir al-Karim ar-Rahman — Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa`di — versi 1.0.0 · QuranEnc.com

(17) Setelah Allah سبحانه وتعالى menjelaskan kondisi orang-orang yang berdosa, maka di sini Allah menjelaskan kondisi orang-orang yang berinabah (kembali) kepada Allah dan pahala untuk mereka, seraya berfirman, ﴾ وَٱلَّذِينَ ٱجۡتَنَبُواْ ٱلطَّٰغُوتَ أَن يَعۡبُدُوهَا ﴿ "Dan orang-orang yang menjauhi thaghut, tidak menyembahnya." Yang dimaksud thaghut di sini adalah beribadah (penyembahan dan pengabdian) kepada selain Allah. Lalu mereka menjauhinya, tidak menyembahnya.

Ini merupakan penjagaan (perlindungan, pemeliharaan) yang sangat indah dari Allah سبحانه وتعالى, sebab pujian di atas meliputi orang yang menjauhi thaghut dengan cara tidak menyembahnya. ﴾ وَأَنَابُوٓاْ إِلَى ٱللَّهِ ﴿ "Dan kembali kepada Allah" dengan beribadah kepadaNya dan memurnikan kepatuhan kepadaNya dalam menjalankan agama. Keinginan-keinginan mereka berpaling (menjauh) dari peribadahan kepada berhala menuju ibadah kepada Yang Maharaja lagi Maha Mengetahui; dan dari syirik serta maksiat-maksiat menuju tauhid dan ketaatan.

Baca selengkapnya: Tafsir As-Sa`di

﴾ لَهُمُ ٱلۡبُشۡرَىٰۚ ﴿ "Bagi mereka berita gembira," yang tidak dapat diukur nilainya dan tidak dapat mengetahui ungkapannya kecuali orang yang dimuliakan oleh Allah dengan berita gembira itu. Ini men-cakup berita gembira di dalam kehidupan dunia ini dalam bentuk pujian yang baik, mimpi-mimpi yang baik dan inayah (perhatian) rabbani dari Allah سبحانه وتعالى yang mereka rasakan dari celah-celahnya bahwasanya Allah hendak memuliakan mereka di dunia dan di akhirat; dan mereka juga memperoleh berita gembira di akhirat: Saat menjelang kematian, saat berada di dalam kubur, dan pada saat Hari Kiamat. Dan puncak berita gembira itu adalah apa yang diberitakan oleh Allah سبحانه وتعالى Yang Maha Pemurah, yaitu terus mene-rusnya keridhaan Allah, kebaikan, dan karuniaNya serta ditemu-kannya segala cita-citanya di surga.

العربيةEnglish

Teks Al-Qur`an: Tanzil Project (Uthmani v1.1, CC BY 3.0). Terjemahan dan tafsir dikutip apa adanya dari Ensiklopedia Al-Qur`an QuranEnc.com, masing-masing dengan sumbernya. Teks ini dikutip apa adanya dari sumbernya; tidak ada jawaban yang ditulis oleh AI. Quran Chat tidak mengeluarkan fatwa.