Beranda › Daftar surah › Surah Fussilat › Ayat 47

Tafsir Surah Fussilat ayat 47

  • Ayat 47 dari 54
  • Juz 25
  • Makkiyah
  • 41:47

۞ إِلَيْهِ يُرَدُّ عِلْمُ ٱلسَّاعَةِ ۚ وَمَا تَخْرُجُ مِن ثَمَرَٰتٍ مِّنْ أَكْمَامِهَا وَمَا تَحْمِلُ مِنْ أُنثَىٰ وَلَا تَضَعُ إِلَّا بِعِلْمِهِۦ ۚ وَيَوْمَ يُنَادِيهِمْ أَيْنَ شُرَكَآءِى قَالُوٓا۟ ءَاذَنَّٰكَ مَا مِنَّا مِن شَهِيدٍ ۝٤٧

Kepada-Nyalah ilmu tentang hari Kiamat itu dikembalikan.[777] Tidak ada buah-buahan yang keluar dari kelopaknya dan tidak seorang perempuan pun yang mengandung dan yang melahirkan, melainkan semuanya dengan sepengetahuan-Nya. Pada hari ketika Dia (Allah) menyeru mereka, "Di manakah sekutu-sekutu-Ku itu?"[778] Mereka menjawab, "Kami nyatakan kepada Engkau bahwa tidak ada seorang pun di antara kami yang dapat memberi kesaksian (bahwa Engkau mempunyai sekutu)."

Terjemahan makna: Kementerian Agama Republik Indonesia — versi 1.0.1 · QuranEnc.com

[777] Hanya Allah lah yang mengetahui kapan datangnya hari Kiamat itu.

[778] Berhala-berhala yang mereka anggap sebagai sekutu Allah.

41:47

Tanya tentang ayat ini

Al-Mukhtaṣar fī Tafsīr al-Qur`ān

Markaz Tafsir li ad-Dirasat al-Qur`aniyyah · QuranEnc.com

Hanya kepada Allah semata ilmu tentang hari Kiamat dikembalikan karena Dia semata yang mengetahui kapan datangnya, adapun selain-Nya maka tidak ada yang mengetahuinya. Tidak ada buah yang keluar dari kelopak yang menyangganya dan tidak ada wanita yang mengandung serta melahirkan kecuali Allah mengetahuinya, tidak ada sesuatu pun dari hal itu yang luput dari Allah. Pada hari di saat Allah memanggil orang-orang musyrikin yang menyembah berhala-berhala di samping menyembah Allah untuk mencela ibadah yang mereka lakukan, “Di manakah sekutu-sekutu yang kalian anggap sebagai sekutu-sekutu-Ku?" Lalu orang-orang musyrikin menjawab, “Kami mengaku di hadapan-Mu, tidak seorang pun dari kami yang bersaksi saat ini bahwa Engkau mempunyai sekutu-sekutu.”

Tafsir As-Sa`di

Taisir al-Karim ar-Rahman — Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa`di — versi 1.0.0 · QuranEnc.com

(47-48) Ini adalah informasi tentang kemahaluasan ilmu Allah سبحانه وتعالى dan kekhususanNya dengan ilmu yang tidak ada yang mengetahuinya selain Dia, seraya berfirman, ﴾ إِلَيۡهِ يُرَدُّ عِلۡمُ ٱلسَّاعَةِۚ ﴿ "Kepa-daNya-lah dikembalikan pengetahuan tentang Hari Kiamat." Maksud-nya, seluruh makhluk mengembalikan pengetahuan tentang Kiamat kepada Allah سبحانه وتعالى dan mereka mengakui kelemahan mereka tentangnya. Para rasul, para malaikat dan lain-lainnya pun sama.

﴾ وَمَا تَخۡرُجُ مِن ثَمَرَٰتٖ مِّنۡ أَكۡمَامِهَا ﴿ "Dan tidak ada buah-buahan yang keluar dari kelopaknya," yakni dari tempatnya ia keluar, dan ini meliputi semua buah-buahan seluruh pepohonan yang ada di berbagai ne-geri dan daratan; maka tidak ada satu pun buah salah suatu pohon keluar melainkan Dia mengetahuinya secara terperinci.﴾ وَمَا تَحۡمِلُ مِنۡ أُنثَىٰ ﴿ "Dan tidak seorang perempuan pun yang mengandung," maksud-nya, perempuan dari anak cucu Nabi Adam dan selain mereka dari seluruh jenis hewan melainkan berdasarkan pengetahuanNya, ﴾ وَلَا تَضَعُ ﴿ "dan tidak pula melahirkan" seorang perempuan akan kan-dungannya ﴾ إِلَّا بِعِلۡمِهِۦۚ ﴿ "melainkan dengan sepengetahuanNya."

Baca selengkapnya: Tafsir As-Sa`di

Lalu bagaimana kaum musyrikin menyamakan sesuatu yang tidak mempunyai pengetahuan, pendengaran ataupun penglihatan dengan Allah سبحانه وتعالى?

﴾ وَيَوۡمَ يُنَادِيهِمۡ ﴿ "Pada hari Dia memanggil mereka," maksudnya, memanggil orang-orang musyrik pada Hari Kiamat sebagai cercaan terhadap mereka dan untuk membeberkan kedustaan mereka. Lalu Dia berkata kepada mereka, ﴾ أَيۡنَ شُرَكَآءِي ﴿ "Di manakah sekutu-sekutuKu itu," yakni, yang kalian klaim bahwa mereka adalah se-kutu-sekutuKu, lalu kalian menyembahnya dan kalian mendebat (ayat-ayatKu) karenanya serta kalian melakukan permusuhan terhadap para rasulKu juga karenanya? ﴾ قَالُوٓاْ ﴿ "Mereka menjawab," seraya mengakui kepalsuan ketuhanan dan persekutuan sembahan-sembahan itu bersama Allah, ﴾ ءَاذَنَّٰكَ مَا مِنَّا مِن شَهِيدٖ ﴿ "Kami nyatakan kepadaMu bahwa tidak ada seorang pun di antara kami yang memberi kesaksian," maksudnya, kami maklumkan kepadaMu, ya Rabb kami, dan berikanlah kesaksian kepada kami bahwa tidak ada seorang pun di antara kami yang bisa memberikan kesaksian akan kebe-naran ketuhanan dan persekutuan dari sembahan-sembahan itu. Jadi, masing-masing kami saat ini telah mengakui ketidakbenaran menyembahnya dan kami berlepas diri darinya.

Maka dari itu Allah berfirman, ﴾ وَضَلَّ عَنۡهُم مَّا كَانُواْ يَدۡعُونَ ﴿ "Dan lenyaplah dari mereka apa yang selalu mereka sembah dahulu," selain Allah. Maksudnya, lenyaplah kepercayaan-kepercayaan dan amal perbuatan mereka yang karenanya mereka menghabiskan usia untuk menyembah selain Allah, dan mereka mengira bahwa itu semua berguna bagi mereka dan dapat mencegah azab dari mereka serta dapat memberikan syafa'at kepada mereka di sisi Allah. Sia-sialah usaha mereka dan batallah dugaan mereka serta tidak berguna sedikitpun sembahan-sembahan mereka itu. ﴾ وَظَنُّواْ ﴿ "Dan mereka mengira," maksudnya, mereka yakin pada saat itu, ﴾ مَا لَهُم مِّن مَّحِيصٖ ﴿ "bahwa tidak ada bagi mereka satu pun jalan keluar," maksudnya, seorang penyelamat yang bisa menyelamatkan mereka, juga tidak seorang penolong ataupun tempat berlindung. Inilah akhir kesu-dahan orang yang mempersekutukan Allah dengan yang lain. Allah menjelaskannya kepada hamba-hambaNya agar mereka tidak mempersekutukanNya.

العربيةEnglish

Teks Al-Qur`an: Tanzil Project (Uthmani v1.1, CC BY 3.0). Terjemahan dan tafsir dikutip apa adanya dari Ensiklopedia Al-Qur`an QuranEnc.com, masing-masing dengan sumbernya. Teks ini dikutip apa adanya dari sumbernya; tidak ada jawaban yang ditulis oleh AI. Quran Chat tidak mengeluarkan fatwa.