Beranda › Daftar surah › Surah Al-Ahqaf › Ayat 35

Tafsir Surah Al-Ahqaf ayat 35

  • Ayat 35 dari 35
  • Juz 26
  • Makkiyah
  • 46:35

فَٱصْبِرْ كَمَا صَبَرَ أُو۟لُوا۟ ٱلْعَزْمِ مِنَ ٱلرُّسُلِ وَلَا تَسْتَعْجِل لَّهُمْ ۚ كَأَنَّهُمْ يَوْمَ يَرَوْنَ مَا يُوعَدُونَ لَمْ يَلْبَثُوٓا۟ إِلَّا سَاعَةً مِّن نَّهَارٍۭ ۚ بَلَٰغٌ ۚ فَهَلْ يُهْلَكُ إِلَّا ٱلْقَوْمُ ٱلْفَٰسِقُونَ ۝٣٥

Maka bersabarlah engkau (Muhammad) sebagaimana kesabaran rasul-rasul yang memiliki keteguhan hati, dan janganlah engkau meminta agar azab disegerakan untuk mereka. Pada hari mereka melihat azab yang dijanjikan, mereka merasa seolah-olah tinggal (di dunia) hanya sesaat saja dari siang hari. Tugasmu hanya menyampaikan. Maka tidak ada yang dibinasakan, kecuali kaum yang fasik (tidak taat kepada Allah).

Terjemahan makna: Kementerian Agama Republik Indonesia — versi 1.0.1 · QuranEnc.com

46:35

Tanya tentang ayat ini

Al-Mukhtaṣar fī Tafsīr al-Qur`ān

Markaz Tafsir li ad-Dirasat al-Qur`aniyyah · QuranEnc.com

Oleh karena itu, bersabarlah -wahai Rasul- atas pendustaan kaummu kepadamu sebagaimana kesabaran para rasul ululazmi (yang mempunyai keteguhan hati luar biasa), yaitu Nuh, Ibrahim, Musa, dan Isa -'alaihimussalām-, dan anganlah engkau minta disegerakan siksa untuk mereka. Pada hari ketika para pendusta dari kaummu melihat siksa yang dijanjikan kepada mereka di akhirat, seakan-akan mereka tidak tinggal di dunia melainkan hanya sesaat dari siang hari dikarenakan panjangnya masa siksaan mereka. Al-Qur`ān yang diturunkan kepada Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- ini merupakan seruan dan pelajaran untuk seluruh manusia dan jin. Sesungguhnya tidaklah dibinasakan dengan siksa melainkan kaum yang keluar dari ketaatan kepada Allah dengan melakukan kekufuran dan maksiat.

Tafsir As-Sa`di

Taisir al-Karim ar-Rahman — Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa`di — versi 1.0.0 · QuranEnc.com

(35) Kemudian Allah سبحانه وتعالى memerintahkan RasulNya untuk bersabar atas gangguan orang-orang yang mendustakan dan me-nentangnya. Allah سبحانه وتعالى memerintahkan RasulNya untuk tetap me-nyeru mereka kepada Allah سبحانه وتعالى serta meneladani kesabaran para rasul yang memiliki keteguhan hati dan para pemimpin manusia, mereka adalah pemilik keteguhan hati serta tekad yang tinggi, kesabaran mereka begitu besar dan keyakinan mereka sempurna. Mereka adalah sosok manusia yang perlu diteladani dan cahaya mereka harus dijadikan petunjuk.

Rasulullah a melaksanakan perintah Rabbnya kemudian bersabar dengan kesabaran yang belum pernah dilakukan oleh para nabi sebelumnya, hingga para penentang saling bahu membahu menyerang bersama. Mereka semua berusaha menghalangi Rasu-lullah a agar tidak bisa berdakwah. Orang-orang musyrik melaku-kan berbagai tindakan permusuhan dan memerangi beliau sebisa mungkin. Namun Rasulullah a tetap tegar melaksanakan perintah Allah سبحانه وتعالى, tetap berdiri untuk berjihad melawan musuh-musuh Allah سبحانه وتعالى, bersabar atas gangguan yang beliau terima hingga Allah سبحانه وتعالى meneguhkan kedudukan beliau di muka bumi dan memenang-kan agamaNya di atas seluruh agama serta memenangkan umatnya atas seluruh umat yang ada. Semoga kesejahteraan dan keselamatan tetap terlimpah untuk beliau.

Baca selengkapnya: Tafsir As-Sa`di

Firman Allah سبحانه وتعالى, ﴾ وَلَا تَسۡتَعۡجِل لَّهُمۡۚ ﴿ "Maka janganlah kamu meminta disegerakan (azab) bagi mereka." Artinya, untuk mereka yang mendus-takan dan meminta disegerakan siksanya, hal ini diucapkan karena kebodohan dan ketololan mereka. Jangan sampai kebodohan mereka membuatmu berkecil hati dan jangan sampai permintaan mereka agar disegerakan siksanya yang kau lihat itu membuatmu mendoakan keburukan bagi mereka, karena semua yang akan datang itu dekat masanya. ﴾ كَأَنَّهُمۡ ﴿ "Seolah-olah mereka," pada saat ﴾ يَرَوۡنَ مَا يُوعَدُونَ لَمۡ يَلۡبَثُوٓاْ إِلَّا سَاعَةٗ مِّن نَّهَارِۭۚ ﴿ "melihat apa yang dijanjikan kepada mereka, mereka (merasa) seolah-olah tidak tinggal (di dunia) melainkan sesaat pada siang hari." Janganlah kesenangan sesaat mereka itu membuatmu bersedih karena mereka akan menuju azab yang ber-akibat buruk.

﴾ بَلَٰغٞۚ ﴿ "Suatu pelajaran yang cukup," yakni, dunia ini dengan berbagai kesenangan dan kenikmatannya adalah sebagai penyampai dan pendorong waktu yang akan datang sesaat lagi, atau al-Qur`an ini yang kami jelaskan kepada kalian terdapat padanya penjelasan yang nyata dan sebagian pelajaran bagi kalian serta sebagai bekal untuk kehidupan akhirat. Al-Qur`an adalah bekal dan pelajaran terbaik, bekal yang akan menuntun ke surga yang penuh kenikmat-an dan menjaga mereka dari siksa yang pedih. Al-Qur`an adalah bekal terbaik yang dijadikan bekal oleh manusia dan nikmat terbe-sar yang diberikan Allah سبحانه وتعالى kepada mereka. ﴾ فَهَلۡ يُهۡلَكُ ﴿ "Maka tidak dibinasakan," dengan hukuman-h u k u m a n ﴾ إِلَّا ٱلۡقَوۡمُ ٱلۡفَٰسِقُونَ ﴿ "melainkan kaum yang fasik," yaitu orang-orang yang tidak memiliki kebaikan, mereka telah keluar dari jalur ketaatan terhadap Rabb mereka, tidak mau menerima kebenaran yang dibawa para rasul kepada mereka. Allah سبحانه وتعالى telah menyampaikan udzur dan memberikan peringatan kepada mereka setelah itu, namun karena mereka tetap mendusta-kan dan kufur, maka mereka mendapatkan siksaan yang pedih. Semoga Allah سبحانه وتعالى berkenan memberikan kita penjagaan.

العربيةEnglish

Teks Al-Qur`an: Tanzil Project (Uthmani v1.1, CC BY 3.0). Terjemahan dan tafsir dikutip apa adanya dari Ensiklopedia Al-Qur`an QuranEnc.com, masing-masing dengan sumbernya. Teks ini dikutip apa adanya dari sumbernya; tidak ada jawaban yang ditulis oleh AI. Quran Chat tidak mengeluarkan fatwa.