Beranda › Daftar surah › Surah Al-Fath › Ayat 18

Tafsir Surah Al-Fath ayat 18

  • Ayat 18 dari 29
  • Juz 26
  • Madaniyah
  • 48:18

۞ لَّقَدْ رَضِىَ ٱللَّهُ عَنِ ٱلْمُؤْمِنِينَ إِذْ يُبَايِعُونَكَ تَحْتَ ٱلشَّجَرَةِ فَعَلِمَ مَا فِى قُلُوبِهِمْ فَأَنزَلَ ٱلسَّكِينَةَ عَلَيْهِمْ وَأَثَٰبَهُمْ فَتْحًا قَرِيبًا ۝١٨

Sungguh, Allah telah meridai orang-orang mukmin ketika mereka berjanji setia kepadamu (Muhammad) di bawah pohon, Dia mengetahui apa yang ada dalam hati mereka, lalu Dia memberikan ketenangan atas mereka dan memberi balasan dengan kemenangan yang dekat,

Terjemahan makna: Kementerian Agama Republik Indonesia — versi 1.0.1 · QuranEnc.com

48:18

Tanya tentang ayat ini

Al-Mukhtaṣar fī Tafsīr al-Qur`ān

Markaz Tafsir li ad-Dirasat al-Qur`aniyyah · QuranEnc.com

Allah telah meridai orang-orang beriman yang berbaiat kepadamu di Hudaibiah dalam Baiat Riḍwān di bawah pohon dan Dia mengetahui keimanan, keikhlasan, dan kejujuran yang ada di dalam hati mereka, lalu Allah menurunkan ketenangan ke dalam hati mereka dan menganugerahi kemenangan yang dekat karena hal itu, yaitu kemenangan dalam perang Khaibar, sebagai ganti atas kegagalan mereka untuk memasuki Makkah.

Tafsir As-Sa`di

Taisir al-Karim ar-Rahman — Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa`di — versi 1.0.0 · QuranEnc.com

(18-19) Allah سبحانه وتعالى mengabarkan tentang karunia, rahmat, serta keridhaanNya terhadap kaum Mukminin yang berbai'at setia kepada Rasulullah a dalam peristiwa pembai'atan yang membuat wajah mereka putih bersinar, dan dengan bai'at itu pun mereka mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat. Penyebab bai'at ini, yaitu yang dikenal dengan Bai'at ar-Ridhwan adalah karena Allah سبحانه وتعالى ridha terhadap kaum Mukminin yang melakukan bai'at setia itu. Disebut juga bai'at orang-orang yang berada di sekitar pohon, yaitu pada saat pembicaraan antara Rasulullah a dan kaum musy-rikin berlangsung dalam perjanjian Hudaibiyah mengenai sebab kedatangan Rasulullah a ke Makkah, Rasulullah a tidak datang untuk memerangi seorang pun, Rasulullah a datang hanya untuk mengunjungi Baitullah serta untuk mengagungkannya. Kemudian Rasulullah a mengirim Utsman bin Affan ke Makkah untuk meng-utarakan tujuan kedatangan Rasulullah a. Kemudian tersiar berita bohong bahwa Utsman dibunuh. Kemudian Rasulullah a me-ngumpulkan kaum Mukminin yang turut bersama Rasulullah a yang jumlahnya sekitar seribu lima ratus orang, dan mereka pun berbai'at setia kepada Rasulullah a di bawah sebatang pohon untuk memerangi kaum musyrikin dan tidak akan lari hingga me-reka gugur sekalipun. Kemudian Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa Dia ridha terhadap kaum Mukminin pada saat itu yang mana bai'at itu merupakan salah satu ketaatan terbesar serta ibadah paling luhur. ﴾ فَعَلِمَ مَا فِي قُلُوبِهِمۡ ﴿ "Maka Allah mengetahui apa yang ada di dalam hati mereka," yakni, Allah سبحانه وتعالى mengetahui keimanan mereka,﴾ فَأَنزَلَ ٱلسَّكِينَةَ عَلَيۡهِمۡ ﴿ "lalu menurunkan ketenangan atas mereka," sebagai rasa terima kasih Allah سبحانه وتعالى terhadap keimanan yang terdapat dalam diri mereka, Allah سبحانه وتعالى menambahkan petunjuk pada mereka dan Allah سبحانه وتعالى juga mengetahui kesedihan dalam benak mereka karena isi-isi perjanjian yang disyaratkan oleh kaum musyrikin terhadap Rasu-lullah a, kemudian Allah سبحانه وتعالى menurunkan ketenangan yang mem-buat hati mereka kokoh dan damai, ﴾ وَأَثَٰبَهُمۡ فَتۡحٗا قَرِيبٗا ﴿ "dan memberi balasan kepada mereka dengan kemenangan yang dekat (waktunya)." Yaitu penaklukan Khaibar yang hanya diikuti oleh orang-orang yang ikut serta dalam peristiwa Hudaibiyah, sehingga harta ram-pasannya khusus bagi mereka sebagai balasan untuk mereka dan sebagai ucapan terima kasih atas ketaatan terhadap Allah سبحانه وتعالى serta menunaikan amalan yang membuatNya ridha yang dilakukan oleh kaum Mukminin, ﴾ وَمَغَانِمَ كَثِيرَةٗ يَأۡخُذُونَهَاۗ وَكَانَ ٱللَّهُ عَزِيزًا حَكِيمٗا ﴿ "serta harta rampasan yang banyak yang dapat mereka ambil. Dan Allah Mahaper-kasa lagi Mahabijaksana." Allah سبحانه وتعالى memiliki keperkasaan dan kekua-saan yang memaksa segala sesuatu. Andai Allah سبحانه وتعالى berkehendak, tentu kaum Muslimin akan dapat mengalahkan kaum kafir dalam setiap peperangan, namun Allah سبحانه وتعالى Mahabijaksana, yang menguji sebagian mereka dengan yang lain; Allah سبحانه وتعالى menguji orang-orang Mukmin dengan kemenangan orang kafir.

العربيةEnglish

Teks Al-Qur`an: Tanzil Project (Uthmani v1.1, CC BY 3.0). Terjemahan dan tafsir dikutip apa adanya dari Ensiklopedia Al-Qur`an QuranEnc.com, masing-masing dengan sumbernya. Teks ini dikutip apa adanya dari sumbernya; tidak ada jawaban yang ditulis oleh AI. Quran Chat tidak mengeluarkan fatwa.