Beranda › Daftar surah › Surah Al-Hadid › Ayat 10

Tafsir Surah Al-Hadid ayat 10

  • Ayat 10 dari 29
  • Juz 27
  • Madaniyah
  • 57:10

وَمَا لَكُمْ أَلَّا تُنفِقُوا۟ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ وَلِلَّهِ مِيرَٰثُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ لَا يَسْتَوِى مِنكُم مَّنْ أَنفَقَ مِن قَبْلِ ٱلْفَتْحِ وَقَٰتَلَ ۚ أُو۟لَٰٓئِكَ أَعْظَمُ دَرَجَةً مِّنَ ٱلَّذِينَ أَنفَقُوا۟ مِنۢ بَعْدُ وَقَٰتَلُوا۟ ۚ وَكُلًّا وَعَدَ ٱللَّهُ ٱلْحُسْنَىٰ ۚ وَٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ ۝١٠

Dan mengapa kamu tidak menginfakkan hartamu di jalan Allah, padahal milik Allah semua pusaka langit dan bumi? Tidak sama orang yang menginfakkan (hartanya di jalan Allah) di antara kamu dan berperang sebelum penaklukan (Mekkah). Mereka lebih tinggi derajatnya daripada orang-orang yang menginfakkan (hartanya) dan berperang setelah itu. Dan Allah menjanjikan kepada masing-masing mereka (balasan) yang lebih baik. Dan Allah Mahateliti atas apa yang kamu kerjakan.

Terjemahan makna: Kementerian Agama Republik Indonesia — versi 1.0.1 · QuranEnc.com

57:10

Tanya tentang ayat ini

Al-Mukhtaṣar fī Tafsīr al-Qur`ān

Markaz Tafsir li ad-Dirasat al-Qur`aniyyah · QuranEnc.com

Apakah yang menghalangi kalian untuk menafkahkan harta di jalan Allah?! Padahal, hanya milik Allahlah kekayaan langit dan bumi. Tidak sama di antara kalian -wahai orang-orang yang beriman- antara orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah demi mendapat rida Allah dan memerangi orang-orang kafir demi kemenangan Islam sebelum penaklukan Makkah dengan orang-orang yang menafkahkan hartanya dan memerangi orang-orang kafir setelah penaklukan Makkah. Mereka yang berinfak dan berperang di jalan Allah sebelum penaklukan Makkah lebih besar kedudukannya dan lebih tinggi derajatnya di sisi Allah daripada orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah dan memerangi orang-orang kafir setelah penaklukan Makkah. Allah telah menjanjikan surga kepada dua golongan ini, Allah Maha Mengetahui apa yang kalian kerjakan, tidak ada sesuatu pun dari amal perbuatan kalian yang luput dari-Nya, dan Dia akan membalas kalian atas amal perbuatan itu.

Tafsir As-Sa`di

Taisir al-Karim ar-Rahman — Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa`di — versi 1.0.0 · QuranEnc.com

(10) ﴾ وَمَا لَكُمۡ أَلَّا تُنفِقُواْ فِي سَبِيلِ ٱللَّهِ وَلِلَّهِ مِيرَٰثُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِۚ ﴿ "Dan mengapa kamu tidak menafkahkan (sebagian hartamu) pada jalan Allah, padahal Allah-lah yang mempusakai (mempunyai) langit dan bumi," maksud-nya, apa gerangan yang mencegah kalian untuk membelanjakan harta di jalan Allah سبحانه وتعالى yang merupakan jalan seluruh kebaikan, mengapa kalian bersikap kikir padahal kalian sama sekali tidak memiliki apa pun, tapi ﴾ وَلِلَّهِ مِيرَٰثُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِۚ ﴿ "Allah-lah yang mempu-sakai (mempunyai) langit dan bumi," dan seluruhnya akan berpindah dari tangan kalian atau dipindahkan dari kalian kemudian kepe-milikannya akan berpindah pada Pemilik sejatiNya yang Mahasuci dan Mahatinggi. Untuk itu manfaatkan harta kalian untuk berinfak selagi masih berada di tangan kalian dan gunakanlah kesempatan tersebut secara maksimal.

Baca selengkapnya: Tafsir As-Sa`di

Kemudian Allah سبحانه وتعالى menjelaskan perbedaan tingkat amal ber-dasarkan kondisi dan hikmah ilahiyah seraya berfirman, ﴾ لَا يَسۡتَوِي مِنكُم مَّنۡ أَنفَقَ مِن قَبۡلِ ٱلۡفَتۡحِ وَقَٰتَلَۚ أُوْلَٰٓئِكَ أَعۡظَمُ دَرَجَةٗ مِّنَ ٱلَّذِينَ أَنفَقُواْ مِنۢ بَعۡدُ وَقَٰتَلُواْۚ ﴿ "Tidak sama di antara kamu orang yang menafkahkan (hartanya) dan berperang sebelum penaklukan. Mereka lebih tinggi derajatnya daripada orang-orang yang menafkahkan (hartanya) dan berperang sesudah itu."

Yang dimaksud penaklukan (kemenangan) dalam ayat ini adalah perjanjian Hudaibiyah, pada saat terjadinya perjanjian antara Rasulullah a dengan kaum Quraisy yang merupakan penaklukan (kemenangan) terbesar, sehingga Islam pun tersebar luas, kaum Muslimin juga berbaur dengan orang-orang kafir untuk diseru masuk ke dalam Agama Islam tanpa adanya halangan apa pun. Kala itu tidak sedikit orang-orang masuk Islam secara bergelom-bang, sehingga Islam menjadi kuat dan besar.

Sebelum terjadinya perjanjian Hudaibiyah ini, Kaum Muslimin sama sekali tidak mampu menyeru orang-orang untuk masuk Islam selain di tempat-tempat yang penduduknya telah masuk Islam sebelumnya seperti Madinah dan sekelilingnya. Dan sebelum ter-jadinya perjanjian Hudaibiyah ini, orang-orang yang masuk Islam yang berada di kawasan kafir mendapatkan siksaan dan merasa takut. Karena itu, orang yang masuk Islam sebelum peristiwa Hudaibiyah, membelanjakan harta serta berjihad, itu pahalanya lebih besar dari orang yang masuk Islam, berperang dan membe-lanjakan hartanya setelah peristiwa Hudaibiyah sesuai kebijakan Allah سبحانه وتعالى. Karena itulah sebagian besar generasi pertama yang masuk Islam serta para pembesar sahabat masuk Islam sebelum penaklukan Hudaibiyah.

Mengingat pembedaan pahala amal antara kedua masa terse-but bisa menimbulkan kesalahpahaman yang membuat seseorang meremehkan amalan yang pahalanya lebih kecil, Allah سبحانه وتعالى mencegah pintu kesalahpahaman tersebut seraya berfirman, ﴾ وَكُلّٗا وَعَدَ ٱللَّهُ ٱلۡحُسۡنَىٰۚ ﴿ "Allah menjanjikan kepada masing-masing mereka (balasan) yang lebih baik." Maksudnya, orang-orang yang masuk Islam, berjihad dan berinfak, baik sebelum maupun sesudah kemenangan Hudaibiyah, semuanya dijanjikan surga oleh Allah سبحانه وتعالى karena Allah سبحانه وتعالى bersaksi atas keimanan mereka dan menjanjikan surga bagi mereka, ﴾ وَٱللَّهُ بِمَا تَعۡمَلُونَ خَبِيرٞ ﴿ "dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan," Allah سبحانه وتعالى akan membalas masing-masing dari kalian berdasarkan amalan yang dikerjakan.

العربيةEnglish

Teks Al-Qur`an: Tanzil Project (Uthmani v1.1, CC BY 3.0). Terjemahan dan tafsir dikutip apa adanya dari Ensiklopedia Al-Qur`an QuranEnc.com, masing-masing dengan sumbernya. Teks ini dikutip apa adanya dari sumbernya; tidak ada jawaban yang ditulis oleh AI. Quran Chat tidak mengeluarkan fatwa.