Beranda › Daftar surah › Surah Al-Hashr › Ayat 23
Tafsir Surah Al-Hashr ayat 23
هُوَ ٱللَّهُ ٱلَّذِى لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلْمَلِكُ ٱلْقُدُّوسُ ٱلسَّلَٰمُ ٱلْمُؤْمِنُ ٱلْمُهَيْمِنُ ٱلْعَزِيزُ ٱلْجَبَّارُ ٱلْمُتَكَبِّرُ ۚ سُبْحَٰنَ ٱللَّهِ عَمَّا يُشْرِكُونَ ٢٣
Dialah Allah, tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha Raja Yang Mahasuci, Yang Mahasejahtera, Yang Menjaga Keamanan, Pemelihara Keselamatan, Yang Mahaperkasa, Yang Mahakuasa, Yang Memiliki Segala Keagungan. Mahasuci Allah dari apa yang mereka persekutukan.
Terjemahan makna: Kementerian Agama Republik Indonesia — versi 1.0.1 · QuranEnc.com
Tanya tentang ayat iniTanya lewat WhatsApp
Al-Mukhtaṣar fī Tafsīr al-Qur`ān
Markaz Tafsir li ad-Dirasat al-Qur`aniyyah · QuranEnc.com
22 - 23. Dialah Allah yang tiada sesembahan yang berhak disembah selain-Nya, Dia Maha Mengetahui segala yang gaib dan segala yang tampak, tidak ada sesuatu pun dari hal itu yang luput dari-Nya, dan Dia Maha Pengasih dan Maha Penyayang di dunia dan akhirat, yang meluaskan rahmat-Nya ke seluruh alam. Dia Maharaja, Mahasuci dari semua kekurangan, Mahaselamat dari semua aib, Maha Membenarkan para rasul-Nya dengan ayat-ayat yang agung, Maha Mengawasi amal perbuatan hamba-hamba-Nya, Mahaperkasa yang tidak ada sesuatu pun yang mengalahkan-Nya, Mahakuasa yang bisa memaksa segala sesuatu dengan kekuasaan-Nya, dan Maha Memiliki segala keagungan. Mahasuci Allah dan Mahabersih dari apa yang disekutukan oleh orang-orang musyrik berupa berhala-berhala dan lainnya.
Tafsir As-Sa`di
Taisir al-Karim ar-Rahman — Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa`di — versi 1.0.0 · QuranEnc.com
(23) Kemudian Allah سبحانه وتعالى mengulangi lagi menyebutkan keumuman ketuhanan dan kemahaesaanNya dalam ketuhanan. Allah سبحانه وتعالى adalah raja segala raja. Alam yang ada di atas dan alam yang ada di bawah, semuanya adalah milik Allah سبحانه وتعالى, semuanya memerlukan bantuan Allah سبحانه وتعالى dan semuanya diatur oleh Allah سبحانه وتعالى. ﴾ ٱلۡقُدُّوسُ ٱلسَّلَٰمُ ﴿ "Yang Mahasuci, Yang Mahasejahtera," maksudnya, Mahasuci dan Selamat dari berbagai aib, cela, dan segala sesuatu yang bisa mengurangi keagungan dan keluhuran. Karena kesucian itu menunjukkan bebasnya dari berbagai kekurangan serta Maha-agungNya Allah سبحانه وتعالى dalam sifat-sifat dan keluhuranNya. ﴾ ٱلۡمُؤۡمِنُ ﴿ "Yang Mengaruniakan keamanan," maksudnya, Yang membenarkan para rasul dan para nabiNya dan semua yang dibawa oleh mereka dengan berbagai tanda-tanda kebesaran, penjelasan yang nyata dan pasti, serta hujjah yang jelas. ﴾ ٱلۡعَزِيزُ ﴿ "Yang Mahaperkasa," yang tidak terkalahkan dan terhalang, Dia-lah yang Maha menunduk-kan secara paksa segala sesuatu, segala sesuatu tunduk padaNya, ﴾ ٱلۡجَبَّارُ ﴿ "Yang Mahakuasa," yang memaksa semua hambaNya, dan semua makhlukNya tunduk kepadaNya, yang membenahi segala yang rusak dan yang memberi kecukupan orang-orang miskin, ﴾ ٱلۡمُتَكَبِّرُۚ ﴿ "Yang Memiliki Segala Keagungan," yang memiliki ke-agungan dan kebesaran. Jauh dari segala aib dan kezhaliman.
﴾ سُبۡحَٰنَ ٱللَّهِ عَمَّا يُشۡرِكُونَ ﴿ "Mahasuci Allah dari apa yang mereka persekutukan." Ini adalah pemahasucian secara umum dari segala sesuatu yang disifatkan oleh orang yang menyekutukan dan me-nentangNya.
Teks Al-Qur`an: Tanzil Project (Uthmani v1.1, CC BY 3.0). Terjemahan dan tafsir dikutip apa adanya dari Ensiklopedia Al-Qur`an QuranEnc.com, masing-masing dengan sumbernya. Teks ini dikutip apa adanya dari sumbernya; tidak ada jawaban yang ditulis oleh AI. Quran Chat tidak mengeluarkan fatwa.