Beranda › Daftar surah › Surah Al-An'am › Ayat 108

Tafsir Surah Al-An'am ayat 108

  • Ayat 108 dari 165
  • Juz 7
  • Makkiyah
  • 6:108

وَلَا تَسُبُّوا۟ ٱلَّذِينَ يَدْعُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ فَيَسُبُّوا۟ ٱللَّهَ عَدْوًۢا بِغَيْرِ عِلْمٍ ۗ كَذَٰلِكَ زَيَّنَّا لِكُلِّ أُمَّةٍ عَمَلَهُمْ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّهِم مَّرْجِعُهُمْ فَيُنَبِّئُهُم بِمَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ ۝١٠٨

Dan Janganlah kamu memaki sesembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa dasar pengetahuan. Demikianlah, Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan, tempat kembali mereka, lalu Dia akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan.

Terjemahan makna: Kementerian Agama Republik Indonesia — versi 1.0.1 · QuranEnc.com

6:108

Tanya tentang ayat ini

Al-Mukhtaṣar fī Tafsīr al-Qur`ān

Markaz Tafsir li ad-Dirasat al-Qur`aniyyah · QuranEnc.com

Janganlah kalian -wahai orang-orang mukmin- mencaci-maki berhala-berhala yang disembah oleh orang-orang musyrik bersama Allah, walaupun berhala-berhala itu adalah sesuatu yang paling hina dan paling pantas dicaci-maki supaya orang-orang musyrik itu tidak mencaci-maki Allah secara semena-mena dan tidak mengetahui apa yang patut bagi-Nya -Subḥānahu-. Sebagaimana mereka yang memandang baik kesesatan yang mereka anut, Kami pun membuat tiap-tiap umat memandang baik perbuatannya masing-masing, baik perbuatan itu sebenarnya baik maupun buruk. Lalu mereka pun melakukan perbuatan yang mereka pandang baik itu, kemudian mereka akan dikembalikan kepada Tuhan mereka kelak di hari Kiamat. Lalu Tuhan mereka akan memberitahu mereka perihal apa yang telah mereka perbuat di dunia dan memberi kepada mereka balasan yang setimpal dengannya.

Tafsir As-Sa`di

Taisir al-Karim ar-Rahman — Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa`di — versi 1.0.0 · QuranEnc.com

(108) Allah melarang orang-orang Mukmin dari satu per-kara yang pada dasarnya dibolehkan bahkan dianjurkan, yaitu mencela tuhan-tuhan milik orang-orang musyrik yang disembah dan dipertuhankan bersama Allah, di mana menghinanya dan men-celanya mendekatkan kepada Allah. Akan tetapi karena celaan terhadap tuhan mereka merupakan jalan bagi mereka untuk men-cela Allah, Rabbul alamin, yang mana Dia harus disucikan dari se-gala aib, cacat, celaan, dan hinaan, maka Allah melarang mencela tuhan-tuhan kaum musyrikin, karena mereka membela dan fanatik kepada agamanya. Karena Allah menghiasi amal setiap umat, maka mereka memandangnya baik, membelanya, dan memperjuangkan-nya dengan berbagai cara bahkan mereka mencela Allah, -Rabbul alamin di mana keagunganNya telah terpatri di hati orang-orang baik dan durhaka- apabila kaum Muslimin mencelanya. Akan te-tapi tempat kembali semua manusia pada Hari Kiamat adalah kepada Allah. Mereka akan menghadap kepadaNya, amal-amal mereka akan disodorkan lalu Dia akan menjelaskan kepada mereka kebaikan dan keburukan apa yang mereka lakukan.

Ayat yang mulia ini adalah dalil bagi kaidah syar'i yaitu bahwa sarana ditimbang dengan tujuannya, sarana kepada yang haram -walaupun pada dasarnya dibolehkan- adalah haram jika ia menye-ret kepada keburukan.

العربيةEnglish

Teks Al-Qur`an: Tanzil Project (Uthmani v1.1, CC BY 3.0). Terjemahan dan tafsir dikutip apa adanya dari Ensiklopedia Al-Qur`an QuranEnc.com, masing-masing dengan sumbernya. Teks ini dikutip apa adanya dari sumbernya; tidak ada jawaban yang ditulis oleh AI. Quran Chat tidak mengeluarkan fatwa.