Beranda › Daftar surah › Surah Al-An'am › Ayat 70

Tafsir Surah Al-An'am ayat 70

  • Ayat 70 dari 165
  • Juz 7
  • Makkiyah
  • 6:70

وَذَرِ ٱلَّذِينَ ٱتَّخَذُوا۟ دِينَهُمْ لَعِبًا وَلَهْوًا وَغَرَّتْهُمُ ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَا ۚ وَذَكِّرْ بِهِۦٓ أَن تُبْسَلَ نَفْسٌۢ بِمَا كَسَبَتْ لَيْسَ لَهَا مِن دُونِ ٱللَّهِ وَلِىٌّ وَلَا شَفِيعٌ وَإِن تَعْدِلْ كُلَّ عَدْلٍ لَّا يُؤْخَذْ مِنْهَآ ۗ أُو۟لَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ أُبْسِلُوا۟ بِمَا كَسَبُوا۟ ۖ لَهُمْ شَرَابٌ مِّنْ حَمِيمٍ وَعَذَابٌ أَلِيمٌۢ بِمَا كَانُوا۟ يَكْفُرُونَ ۝٧٠

Tinggalkanlah orang-orang yang menjadikan agamanya sebagai permainan dan senda gurau, dan mereka telah tertipu oleh kehidupan dunia. Peringatkanlah (mereka) dengan Al-Qur`an agar setiap orang tidak terjerumus (ke dalam neraka), karena perbuatannya sendiri. Tidak ada baginya pelindung dan pemberi syafaat (pertolongan) selain Allah. Dan jika dia hendak menebus dengan segala macam tebusan apa pun, niscaya tidak akan diterima. Mereka itulah orang-orang yang dijerumuskan (ke dalam neraka), disebabkan perbuatan mereka sendiri. Mereka mendapat minuman dari air yang mendidih dan azab yang pedih disebabkan kekafiran mereka dahulu.

Terjemahan makna: Kementerian Agama Republik Indonesia — versi 1.0.1 · QuranEnc.com

6:70

Tanya tentang ayat ini

Al-Mukhtaṣar fī Tafsīr al-Qur`ān

Markaz Tafsir li ad-Dirasat al-Qur`aniyyah · QuranEnc.com

Tinggalkanlah -wahai Rasul- orang-orang musyrik itu yang telah menjadikan agama mereka sebagai permainan dan senda gurau yang mereka ejek dan mereka olok-olok, dan telah tertipu oleh kehidupan dunia yang berisi kenikmatan-kenikmatan sementara. Nasihatilah umat manusia -wahai Nabi- dengan ayat-ayat Al-Qur`ān agar seseorang tidak terjerumus ke dalam kebinasaan disebabkan perbuatan-perbuatan dosa yang ia lakukan. Tidak ada seorang pun selain Allah yang dapat menolongnya dan tidak ada seorang pun yang dapat melindunginya dari siksa Allah di hari Kiamat. Jika ia hendak menebus dirinya dari siksa tersebut dengan tebusan apa pun pasti tidak akan diterima. Mereka itu adalah orang-orang yang menjerumuskan dirinya sendiri ke dalam kebinasaan disebabkan perbuatan-perbuatan maksiat yang mereka lakukan. Mereka di hari Kiamat kelak akan mendapatkan minuman yang panasnya tiada tara dan azab yang amat menyakitkan akibat kekafiran mereka.

Tafsir As-Sa`di

Taisir al-Karim ar-Rahman — Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa`di — versi 1.0.0 · QuranEnc.com

(70) Yang dituntut dari para hamba adalah mengikhlaskan agama hanya kepada Allah dengan menyembahNya semata tanpa sekutu bagiNya, mengeluarkan segala daya untuk meraih keridha-an dan kecintaanNya. Tuntutan itu mengandung pengonsentrasian hati dengan mengarahkannya kepada Allah, dan hendaknya usaha seorang hamba itu bermanfaat, serius dan tidak main-main, ikhlas hanya karena WajahNya, bukan karena riya` dan sum'ah. Inilah agama yang hakiki yang disebut sebagai 'agama'. Adapun orang yang mengklaim bahwa dia di atas kebenaran, dan bahwa dia adalah ahli takwa dan agama sementara dia telah menjadikan agamanya sebagai bahan main-main dan olok-olok, maka hatinya lalai dari mencintai dan mengenal Allah, dia melakukan semua yang merugi-kannya, tenggelam dalam kebatilan, dan bermain-main dengan badannya. Karena perbuatan dan usaha yang bukan karena Allah, maka ia adalah main-main. Yang demikian ini Allah meminta agar ditinggalkan, diwaspadai, tidak terkecoh dengannya, keadaannya diteliti, perbuatannya diwaspadai dan jangan tertipu dengan sikap-nya yang menghalang-halangi apa yang mendekatkan kepada Allah.

Baca selengkapnya: Tafsir As-Sa`di

﴾ وَذَكِّرۡ بِهِۦٓ ﴿ "Dan peringatkanlah (mereka) dengannya," maksud-nya, dengan al-Qur`an sesuatu yang bermanfaat bagi manusia sebagai perintah, penjelasan, pendekatan yang baik dengan menye-butkan sifat-sifat kebaikan yang ada padanya, dan menyebutkan sifat-sifat yang merugikan bagi manusia sebagai pelarangan, men-jelaskan jenis-jenisnya, menjelaskan sifat-sifat buruk dan jelek yang ada padanya yang mendorongnya untuk meninggalkannya. Semua itu agar orang tidak diazab karena apa yang dia lakukan, yakni sebelum seorang hamba terjun ke dalam dosa dan menantang Dzat yang Maha Mengetahui perkara-perkara yang ghaib serta terus menerus melakukan perbuatan-perbuatan yang ditakuti. Berilah dia peringatan dan nasihat agar dia jera, berhenti dan tidak mela-kukannya lagi.

FirmanNya, ﴾ لَيۡسَ لَهَا مِن دُونِ ٱللَّهِ وَلِيّٞ وَلَا شَفِيعٞ ﴿ "Tidak akan ada bagi-nya pelindung dan tidak (pula) pemberi syafa'at selain Allah." Yakni sebelum dosa-dosa meliputinya yang mana tidak seorang pun makhluk yang bisa memberinya manfaat, baik itu kerabat dan teman. Tidak ada seorang pun selain Allah yang mengurusinya, dan tak seorang pun memberi syafa'at kepadanya. ﴾ وَإِن تَعۡدِلۡ كُلَّ عَدۡلٖ ﴿ "Dan jika ia menebus dengan segala macam tebusan pun," maksudnya, me-nebusnya dengan sepenuh tebusan, walaupun dengan emas sepe-nuh bumi, ﴾ لَّا يُؤۡخَذۡ مِنۡهَآۗ ﴿ "niscaya tidak akan diterima darinya." Maksudnya, tebusan tersebut tidak diterima dan tidak berguna. ﴾ أُوْلَٰٓئِكَ ﴿ "Mereka itulah" maksudnya, orang-orang dengan kriteria di atas, adalah ﴾ ٱلَّذِينَ أُبۡسِلُواْ ﴿ "orang-orang yang dijerumuskan ke dalam neraka." Mak-sudnya, dibinasakan, dan tidak ada lagi harapan baik bagi mereka, hal itu ﴾ بِمَا كَسَبُواْۖ لَهُمۡ شَرَابٞ مِّنۡ حَمِيمٖ ﴿ "disebabkan perbuatan mereka sendiri. Bagi mereka (disediakan) minuman dari air yang sedang mendidih." Yakni air yang panas, sehingga karena sangat panasnya ia melepuhkan wajah dan memotong usus-usus mereka, ﴾ وَعَذَابٌ أَلِيمُۢ بِمَا كَانُواْ يَكۡفُرُونَ ﴿ "dan azab yang pedih disebabkan kekafiran mereka dahulu."

العربيةEnglish

Teks Al-Qur`an: Tanzil Project (Uthmani v1.1, CC BY 3.0). Terjemahan dan tafsir dikutip apa adanya dari Ensiklopedia Al-Qur`an QuranEnc.com, masing-masing dengan sumbernya. Teks ini dikutip apa adanya dari sumbernya; tidak ada jawaban yang ditulis oleh AI. Quran Chat tidak mengeluarkan fatwa.