Beranda › Daftar surah › Surah Nuh › Ayat 21

Tafsir Surah Nuh ayat 21

  • Ayat 21 dari 28
  • Juz 29
  • Makkiyah
  • 71:21

قَالَ نُوحٌ رَّبِّ إِنَّهُمْ عَصَوْنِى وَٱتَّبَعُوا۟ مَن لَّمْ يَزِدْهُ مَالُهُۥ وَوَلَدُهُۥٓ إِلَّا خَسَارًا ۝٢١

Nuh berkata, "Ya Tuhanku, sesungguhnya mereka durhaka kepadaku, dan mereka mengikuti orang-orang yang harta dan anak-anaknya hanya menambah kerugian baginya,

Terjemahan makna: Kementerian Agama Republik Indonesia — versi 1.0.1 · QuranEnc.com

71:21

Tanya tentang ayat ini

Al-Mukhtaṣar fī Tafsīr al-Qur`ān

Markaz Tafsir li ad-Dirasat al-Qur`aniyyah · QuranEnc.com

Nuh berkata, “Wahai Tuhanku! Sesungguhnya kaumku telah mendurhakaiku dalam perkara yang Engkau perintahkan kepada mereka, yaitu untuk menauhidkan-Mu dan beribadah kepada-Mu semata. Golongan yang rendah dari mereka mengikuti pemimpin-pemimpin mereka yang telah Engkau karuniai harta dan anak, sehingga karunia-Mu itu tidak menambah bagi mereka melainkan kesesatan.

Tafsir As-Sa`di

Taisir al-Karim ar-Rahman — Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa`di — versi 1.0.0 · QuranEnc.com

(21-24) ﴾ قَالَ نُوحٞ ﴿ "Nabi Nuh berkata" seraya mengadu pada Rabbnya bahwa perkataan, nasihat, dan peringatan ini tidak ber-guna bagi mereka, ﴾ رَّبِّ إِنَّهُمۡ عَصَوۡنِي ﴿ "Ya Rabbku, sesungguhnya mereka telah mendurhakaiku" dalam perintahku, ﴾ وَٱتَّبَعُواْ مَن لَّمۡ يَزِدۡهُ مَالُهُۥ وَوَلَدُهُۥٓ إِلَّا خَسَارٗا ﴿ "dan (mereka justru) mengikuti orang-orang yang harta dan anak-anak-nya tidak menambah kepadanya melainkan kerugian belaka." Yakni, me-reka mendurhakai seorang rasul yang memberi nasihat dan petun-juk pada kebaikan, tapi mereka justru mengikuti golongan besar dan para pembesar yang hanya semakin membuat harta dan anak-anak mereka rugi (binasa dan tidak mendapatkan keuntungan), lantas bagaimana dengan orang yang mereka patuhi dan taati itu sendiri? ﴾ وَمَكَرُواْ مَكۡرٗا كُبَّارٗا ﴿ "Dan melakukan tipu daya yang amat besar," yaitu tipu daya besar dan hebat dalam menentang kebenaran. Para pembesar kaum berkata menyeru pada kesyirikan dan menghiasi-nya, ﴾ لَا تَذَرُنَّ ءَالِهَتَكُمۡ ﴿ "Jangan sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) terhadap sesembahan-sesembahan kamu." Mereka menyeru sesama mereka untuk bersikap fanatis di atas kesyirikan dan agar mereka tidak meninggalkan kebiasaan nenek moyang mereka terdahulu, mereka menentukan tuhan-tuhan mereka seraya berkata,﴾ وَلَا تَذَرُنَّ وَدّٗا وَلَا سُوَاعٗا وَلَا يَغُوثَ وَيَعُوقَ وَنَسۡرٗا ﴿ "Dan jangan pula sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) wadd, dan jangan pula suwa,' yaghuts, ya'uq dan nasr." Ini sebenarnya adalah nama-nama orang shalih, dan ketika mereka meninggal dunia, setan menghiasi kaum mereka agar membuat patung mereka demi menyulut semangat mereka untuk beribadah ketika melihat patung-patung itu sesuai anggapan mereka. Masa pun berlalu dan datanglah generasi lain, setan berkata kepada me-reka, "Para pendahulu kalian menyembah mereka dan menjadikan mereka sebagai perantara, dengan mereka para pendahulu kalian meminta hujan, mereka menyembah patung-patung itu." Karena itulah, para pemimpin mereka berpesan untuk tidak meninggalkan penyembahan berhala-berhala ini, ﴾ وَقَدۡ أَضَلُّواْ كَثِيرٗاۖ ﴿ "dan sesudahnya mereka telah menyesatkan kebanyakan (manusia)," yakni para pembesar dan pemimpin menyesatkan dengan seruan mereka pada keba-nyakan orang. ﴾ وَلَا تَزِدِ ٱلظَّٰلِمِينَ إِلَّا ضَلَٰلٗا ﴿ "Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zhalim itu selain kesesatan," yakni, andaikan kesesatan mereka pada saat aku menyeru mereka pada kebenaran ada kebaikannya, tapi seruan para pembesar itu hanya semakin menyesatkan. Tidak tersisa satu tempat pun untuk keselamatan dan kebaikan mereka.

العربيةEnglish

Teks Al-Qur`an: Tanzil Project (Uthmani v1.1, CC BY 3.0). Terjemahan dan tafsir dikutip apa adanya dari Ensiklopedia Al-Qur`an QuranEnc.com, masing-masing dengan sumbernya. Teks ini dikutip apa adanya dari sumbernya; tidak ada jawaban yang ditulis oleh AI. Quran Chat tidak mengeluarkan fatwa.