Beranda › Daftar surah › Surah Al-Anfal › Ayat 42
Tafsir Surah Al-Anfal ayat 42
إِذْ أَنتُم بِٱلْعُدْوَةِ ٱلدُّنْيَا وَهُم بِٱلْعُدْوَةِ ٱلْقُصْوَىٰ وَٱلرَّكْبُ أَسْفَلَ مِنكُمْ ۚ وَلَوْ تَوَاعَدتُّمْ لَٱخْتَلَفْتُمْ فِى ٱلْمِيعَٰدِ ۙ وَلَٰكِن لِّيَقْضِىَ ٱللَّهُ أَمْرًا كَانَ مَفْعُولًا لِّيَهْلِكَ مَنْ هَلَكَ عَنۢ بَيِّنَةٍ وَيَحْيَىٰ مَنْ حَىَّ عَنۢ بَيِّنَةٍ ۗ وَإِنَّ ٱللَّهَ لَسَمِيعٌ عَلِيمٌ ٤٢
(Yaitu) ketika kamu berada di pinggir lembah yang dekat dan mereka berada di pinggir lembah yang jauh sedang kafilah itu berada lebih rendah dari kamu.[366] Sekiranya kamu mengadakan persetujuan (untuk menentukan hari pertempuran), niscaya kamu berbeda pendapat dalam menentukan (hari pertempuran itu), tetapi Allah berkehendak melaksanakan suatu urusan yang harus dilaksanakan,[367] yaitu agar orang yang binasa itu binasa dengan bukti yang nyata dan agar orang yang hidup itu hidup dengan bukti yang nyata. Sungguh, Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui,
Terjemahan makna: Kementerian Agama Republik Indonesia — versi 1.0.1 · QuranEnc.com
[366] Kaum muslimin waktu itu berada di pinggir lembah yang dekat ke Madinah, dan orang-orang kafir berada di pinggir lembah yang jauh dari Madinah. Sedang kafilah yang dipimpin oleh Abu Sufyan berada di tepi pantai kira-kira 5 mil dari Badar.
[367] Kemenangan kaum muslimin dan kehancuran kaum musyrikin.
Tanya tentang ayat iniTanya lewat WhatsApp
Al-Mukhtaṣar fī Tafsīr al-Qur`ān
Markaz Tafsir li ad-Dirasat al-Qur`aniyyah · QuranEnc.com
Ingatlah ketika kalian berada di sisi lembah yang dekat dengan Madinah, dan orang-orang kafir berada di sisi lembah yang jauh ke arah Makkah, sedangkan kafilah dagang berada di tempat yang lebih rendah dari kalian ke arah pantai Laut Merah. Seandainya kalian dan orang-orang musyrik sengaja membuat janji untuk bertemu di Badar, tentu kalian akan berselisih paham satu sama lain. Akan tetapi, Allah -Subḥānahu- mempertemukan kalian di Badar tanpa ada perjanjian sebelumnya, agar Allah dapat menuntaskan apa yang hendak dilakukan-Nya, yaitu memenangkan orang-orang mukmin dan mengalahkan orang-orang kafir, memuliakan agama-Nya, dan menghinakan kemusyrikan. Hal itu supaya orang yang harus binasa segera binasa setelah disampaikan hujah kepadanya dengan kemenangan orang-orang mukmin, kendati jumlah pasukan dan peralatan perang mereka sangat minim; dan supaya orang yang pantas hidup dapat menjalani hidupnya berdasarkan bukti dan hujah yang diperlihatkan oleh Allah kepadanya, sehingga tidak ada lagi orang yang dapat mengajukan hujah di hadapan Allah. Allah Maha Mendengar ucapan semua makhluk-Nya lagi Maha Mengetahui perbuatan mereka, tidak ada sesuatu pun yang luput dari pengetahuan-Nya, dan Dia akan memberikan balasan yang setimpal kepada mereka berdasarkan amal masing-masing.
Tafsir As-Sa`di
Taisir al-Karim ar-Rahman — Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa`di — versi 1.0.0 · QuranEnc.com
(42) ﴾ إِذۡ أَنتُم بِٱلۡعُدۡوَةِ ٱلدُّنۡيَا ﴿ "(Yaitu di hari) ketika kamu berada di pinggir lembah yang dekat." Yakni di pinggir lembah yang dekat de-ngan Madinah, sementara mereka di pinggirnya (yang lain) yang jauh dari Madinah. Satu lembah telah mengumpulkan kamu dengan mereka ﴾ وَٱلرَّكۡبُ ﴿ "sedang kafilah" yang kamu incar dan itu bukan-lah yang diinginkan oleh Allah ﴾ أَسۡفَلَ مِنكُمۡۚ ﴿ "berada di bawah kamu," melewati pinggir laut. ﴾ وَلَوۡ تَوَاعَدتُّمۡ ﴿ "Sekiranya kamu mengadakan per-setujuan (untuk menentukan hari pertempuran)", dengan mereka sesuai dengan kondisi dan keadaan tersebut ﴾ لَٱخۡتَلَفۡتُمۡ فِي ٱلۡمِيعَٰدِ ﴿ "pastilah kamu tidak sependapat dalam menentukan hari pertempuran itu." Yakni pasti ada maju mundurnya atau pemilihan tempat dan lain-lain sebagai-nya yang memalingkanmu atau mereka dari perjanjian. Akan tetapi Allah-lah yang mengumpulkanmu dengan mereka dalam kondisi tersebut. ﴾ لِّيَقۡضِيَ ٱللَّهُ أَمۡرٗا كَانَ مَفۡعُولٗا ﴿ "Agar Dia melakukan suatu urusan yang mesti dilaksanakan", yang telah ditakdirkan sejak azali yang mesti terjadi. ﴾ لِّيَهۡلِكَ مَنۡ هَلَكَ عَنۢ بَيِّنَةٖ ﴿ "Yaitu agar orang yang binasa itu binasanya dengan keterangan yang nyata." Yakni supaya ia menjadi hujjah dan bukti bagi penentang, sehingga ketika dia memilih ke-kufuran dengan dasar ilmu dan keyakinan terhadap kebatilannya, maka tidak ada lagi alasan baginya di hadapan Allah. ﴾ وَيَحۡيَىٰ مَنۡ حَيَّ عَنۢ بَيِّنَةٖۗ ﴿ "Dan agar orang yang hidup itu hidupnya dengan keterangan yang nyata (pula)." Yakni bashirah dan keyakinan orang Mukmin bertambah dengan bukti-bukti kebenaran yang ditunjukkan oleh Allah kepada kedua kelompok yang cukup menjadi peringatan bagi orang-orang yang berakal. ﴾ وَإِنَّ ٱللَّهَ لَسَمِيعٌ عَلِيمٌ ﴿ "Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." Maha Mendengar segala suara dengan bahasa yang beraneka ragam dan keperluan yang bermacam-macam, Maha Mengetahui yang lahir, yang batin, yang rahasia, yang ghaib, dan yang nampak.
Teks Al-Qur`an: Tanzil Project (Uthmani v1.1, CC BY 3.0). Terjemahan dan tafsir dikutip apa adanya dari Ensiklopedia Al-Qur`an QuranEnc.com, masing-masing dengan sumbernya. Teks ini dikutip apa adanya dari sumbernya; tidak ada jawaban yang ditulis oleh AI. Quran Chat tidak mengeluarkan fatwa.