Beranda › Daftar surah › Surah Al-Buruj › Ayat 4
Tafsir Surah Al-Buruj ayat 4
قُتِلَ أَصْحَٰبُ ٱلْأُخْدُودِ ٤
Binasalah orang-orang yang membuat parit (yaitu para pembesar Najran di Yaman),
Terjemahan makna: Kementerian Agama Republik Indonesia — versi 1.0.1 · QuranEnc.com
Tanya tentang ayat iniTanya lewat WhatsApp
Al-Mukhtaṣar fī Tafsīr al-Qur`ān
Markaz Tafsir li ad-Dirasat al-Qur`aniyyah · QuranEnc.com
Sungguh terlaknat orang-orang yang telah membuat parit di bumi dengan belahan parit yang besar.
Tafsir As-Sa`di
Taisir al-Karim ar-Rahman — Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa`di — versi 1.0.0 · QuranEnc.com
(4-9) ﴾ قُتِلَ أَصۡحَٰبُ ٱلۡأُخۡدُودِ ﴿ "Telah dibinasakan orang-orang yang membuat parit." Ini adalah doa kebinasaan atas mereka. Parit adalah lubang yang dibuat di dalam tanah. Orang-orang yang membuat parit[137] adalah orang-orang kafir dan di tengah-tengah mereka terdapat segolongan orang-orang yang beriman. Mereka mengajak orang-orang yang beriman agar masuk ke dalam agama mereka, tapi orang-orang yang beriman tidak mau. Kemudian orang-orang kafir membuat parit di tanah. Mereka menyalakan api di parit itu. Mereka duduk di sekeliling parit itu. Mereka menguji orang-orang yang beriman dan mendekatkan mereka ke parit. Yang menerima ajakan mereka akan dilepaskan, sedangkan yang terus beriman dilemparkan ke dalam api. Ini adalah puncak perang melawan Allah سبحانه وتعالى dan golonganNya, orang-orang yang beriman. Karena itu Allah سبحانه وتعالى melaknat, membinasakan, dan mengancam mereka, ﴾ قُتِلَ أَصۡحَٰبُ ٱلۡأُخۡدُودِ ﴿ "Telah dibinasakan orang-orang yang membuat parit." Ke-mudian Allah سبحانه وتعالى menjelaskan parit yang dimaksud dengan Firman-Nya, ﴾ ٱلنَّارِ ذَاتِ ٱلۡوَقُودِ 5 إِذۡ هُمۡ عَلَيۡهَا قُعُودٞ 6 وَهُمۡ عَلَىٰ مَا يَفۡعَلُونَ بِٱلۡمُؤۡمِنِينَ شُهُودٞ 7 ﴿ "Yang berapi (dinyalakan dengan) kayu bakar, ketika mereka duduk di sekitarnya, se-dang mereka menyaksikan apa yang mereka perbuat terhadap orang-orang yang beriman." Ini adalah puncak kesombongan dan kerasnya hati, karena mereka menyatukan antara kufur terhadap tanda-tanda ke-besaran Allah سبحانه وتعالى, menentangnya, memerangi, dan menyiksa orang-orang beriman dengan siksaan seperti ini yang memiriskan hati, yang disatukan dengan hadirnya mereka pada saat orang-orang beriman dilemparkan ke dalam parit berapi. Padahal mereka tidak-lah menyiksa orang-orang beriman kecuali karena kondisi yang membuat mereka terpuji dan karenanya mereka berbahagia, karena mereka ﴾ يُؤۡمِنُواْ بِٱللَّهِ ٱلۡعَزِيزِ ٱلۡحَمِيدِ ﴿ "beriman kepada Allah Yang Mahaperkasa lagi Maha Terpuji," yakni Yang Memiliki keperkasaan, yang dengan keperkasaan itu Dia memaksa segala sesuatu. Dia Terpuji dalam perkataan, perbuatan, dan sifat-sifatNya. ﴾ ٱلَّذِي لَهُۥ مُلۡكُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِۚ ﴿ "Yang mempunyai kerajaan langit dan bumi," serta manusia yang di-perlakukan sesuai kehendakNya. ﴾ وَٱللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءٖ شَهِيدٌ ﴿ "Dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu," secara pengetahuan, pendengaran, dan penglihatan. Apakah mereka yang membangkang itu tidak merasa takut pada Allah سبحانه وتعالى bila menyiksa mereka? Atau apakah mereka tidak tahu bahwa mereka semua adalah milik Allah سبحانه وتعالى? Tidak ada seorang pun yang berkuasa atas yang lain tanpa izin dari Allah سبحانه وتعالى. Ataukah mereka tidak tahu bahwa Allah سبحانه وتعالى Maha Melihat amal perbuatan mereka dan akan membalasnya? Sekali-kali tidak, se-sungguhnya orang kafir berada dalam tipuan, sedangkan orang bodoh berada dalam kebutaan dan tersesat dari jalan yang lurus.
Teks Al-Qur`an: Tanzil Project (Uthmani v1.1, CC BY 3.0). Terjemahan dan tafsir dikutip apa adanya dari Ensiklopedia Al-Qur`an QuranEnc.com, masing-masing dengan sumbernya. Teks ini dikutip apa adanya dari sumbernya; tidak ada jawaban yang ditulis oleh AI. Quran Chat tidak mengeluarkan fatwa.