Beranda › Daftar surah › Surah Al-'Ankabut › Ayat 20
Tafsir Surah Al-'Ankabut ayat 20
قُلْ سِيرُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ فَٱنظُرُوا۟ كَيْفَ بَدَأَ ٱلْخَلْقَ ۚ ثُمَّ ٱللَّهُ يُنشِئُ ٱلنَّشْأَةَ ٱلْـَٔاخِرَةَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ ٢٠
Katakanlah, "Berjalanlah di bumi, maka perhatikanlah bagaimana (Allah) memulai penciptaan (makhluk), kemudian Allah menjadikan kejadian yang akhir.[620] Sungguh, Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.
Terjemahan makna: Kementerian Agama Republik Indonesia — versi 1.0.1 · QuranEnc.com
[620] Allah membangkitkan manusia setelah mati kelak di akhirat.
Tanya tentang ayat iniTanya lewat WhatsApp
Al-Mukhtaṣar fī Tafsīr al-Qur`ān
Markaz Tafsir li ad-Dirasat al-Qur`aniyyah · QuranEnc.com
Katakanlah -wahai Rasul- kepada orang-orang yang mendustakan hari kebangkitan tersebut, “Berjalanlah kalian di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana Allah memulai penciptaan makhluk, kemudian Allah menghidupkan manusia setelah kematiannya dengan kehidupan kedua untuk kebangkitan dan perhitungan amalan. Sesungguhnya Allah Mahakuasa atas segala sesuatu, tidak ada sesuatu pun yang mampu melemahkan-Nya, sehingga tidak berat bagi-Nya untuk membangkitkan manusia sebagaimana tidak berat bagi-Nya untuk menciptakan mereka dari awal."
Tafsir As-Sa`di
Taisir al-Karim ar-Rahman — Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa`di — versi 1.0.0 · QuranEnc.com
(20) ﴾ قُلۡ ﴿ "Katakanlah" kepada mereka kalau mereka mera-gukan permulaan (penciptaan), ﴾ سِيرُواْ فِي ٱلۡأَرۡضِ ﴿ "Berjalanlah di (muka) bumi," dengan jasad dan hati kalian, ﴾ فَٱنظُرُواْ كَيۡفَ بَدَأَ ٱلۡخَلۡقَۚ ﴿ "maka per-hatikanlah bagaimana Allah menciptakan (manusia) dari permulaannya," maka sesungguhnya kalian akan menemukan umat-umat dari anak cucu Adam dan dari berbagai jenis hewan senantiasa ada sedikit demi sedikit; dan kalian akan menjumpai tumbuh-tumbuhan dan berbagai pohon, bagaimana ia tumbuh dari waktu ke waktu. Dan kalian menjumpai awan, angin dan lain-lainnya selalu bereproduksi, bahkan manusia selalu dalam permulaan dan pengulangan (proses reproduksi). Maka perhatikanlah mereka pada saat mereka mati dengan kematian kecil, yaitu tidur. Mereka telah diselimuti malam yang gelap gempita, gerak mereka pun menjadi diam, suara mereka menjadi sepi dan mereka menjadi di atas kasur dan di tempat-tempat tidur mereka, tak ubahnya seperti orang mati. Kemudian mereka terus seperti itu sepanjang malam hingga fajar Shubuh terbit, lalu mereka bangun dari tidur lelap mereka, dan mereka dibangkitkan dari kematian seraya berkata,
Baca selengkapnya: Tafsir As-Sa`di
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُوْرُ.
"Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah kami dimatikan dan hanya kepadaNya-lah tempat kami kembali."
Oleh karena itu, Allah berfirman, ﴾ ثُمَّ ٱللَّهُ ﴿ "Kemudian Allah," setelah membangkitkan mereka ﴾ يُنشِئُ ٱلنَّشۡأَةَ ٱلۡأٓخِرَةَۚ ﴿ "menjadikannya sekali lagi" yaitu penciptaan yang tidak menjadikan kematian atau-pun tidur; melainkan kekekalan dan keabadian di dalam salah satu dari dua negeri. ﴾ إِنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءٖ قَدِيرٞ ﴿ "Sesungguhnya Allah Maha-kuasa atas segala sesuatu." Kekuasaan Allah tidak dapat dihalangi oleh apa pun. Sebagaimana Dia kuasa memulai penciptaan, maka kekuasaanNya untuk mengulangi penciptaan itu tentu lebih mudah dan lebih layak (mampu dilakukan).
Teks Al-Qur`an: Tanzil Project (Uthmani v1.1, CC BY 3.0). Terjemahan dan tafsir dikutip apa adanya dari Ensiklopedia Al-Qur`an QuranEnc.com, masing-masing dengan sumbernya. Teks ini dikutip apa adanya dari sumbernya; tidak ada jawaban yang ditulis oleh AI. Quran Chat tidak mengeluarkan fatwa.