Beranda › Daftar surah › Surah Ali 'Imran › Ayat 128
Tafsir Surah Ali 'Imran ayat 128
لَيْسَ لَكَ مِنَ ٱلْأَمْرِ شَىْءٌ أَوْ يَتُوبَ عَلَيْهِمْ أَوْ يُعَذِّبَهُمْ فَإِنَّهُمْ ظَٰلِمُونَ ١٢٨
Itu bukan menjadi urusanmu (Muhammad)[143] apakah Allah menerima tobat mereka, atau mengazabnya, karena sesungguhnya mereka orang-orang zalim.
Terjemahan makna: Kementerian Agama Republik Indonesia — versi 1.0.1 · QuranEnc.com
[143] Menurut riwayat Bukhari mengenai turunnya ayat ini, karena Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- berdoa kepada Allah agar menyelamatkan sebagian pemuka musyrikin dan membinasakan sebagian lainnya.
Tanya tentang ayat iniTanya lewat WhatsApp
Al-Mukhtaṣar fī Tafsīr al-Qur`ān
Markaz Tafsir li ad-Dirasat al-Qur`aniyyah · QuranEnc.com
Tatkala Rasulullah mendoakan agar para pemimpin orang-orang musyrik binasa setelah apa yang mereka lakukan dalam perang Uhud, Allah berfirman kepadanya, “Engkau tidak berhak mengatur urusan mereka karena itu adalah urusan Allah. Oleh sebab itu, bersabarlah sampai Allah memberikan keputusan di antara kalian, atau membimbing mereka untuk bertobat dan memeluk agama Islam, atau mereka terus mempertahankan kekafiran sehingga Allah menimpakan azab kepada mereka karena mereka adalah orang-orang zalim yang pantas mendapatkan azab.”
Tafsir As-Sa`di
Taisir al-Karim ar-Rahman — Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa`di — versi 1.0.0 · QuranEnc.com
(128) Ketika Nabi ﷺ tertimpa musibah pada perang Uhud hingga gigi depan beliau patah, kepala beliau terluka, beliau ber-sabda,
كَيْفَ يُفْلِحُ قَوْمٌ شَجُّوْا نَبِيَّهُمْ وَكَسَرُوْا رَبَاعِيَتَهُ.
"Bagaimana (mungkin) akan beruntung suatu kaum yang telah melukai wajah Nabi mereka dan memecahkan giginya."[6]
Maka Allah menurunkan ayat di atas, dan menjelaskan bahwa segala urusan itu milik Allah dan bahwa Rasulullah ﷺ tidak memiliki wewenang sedikit pun, karena beliau hanyalah seorang hamba dari hamba-hamba Allah, sedang mereka semuanya ada di bawah penghambaan kepada Rabb, mereka itu adalah yang diatur, bukan yang mengatur. Dan mereka yang telah engkau doakan ke-burukan wahai Rasul, atau yang telah engkau mustahilkan men-dapatkan petunjuk dan keberuntungan, bila Allah menghendaki, niscaya Dia mengampuni mereka, dan memberi mereka taufik masuk ke dalam Islam, dan itu telah dilakukan olehNya, karena mayoritas dari orang-orang tersebut telah diberi hidayah oleh Allah sehingga mereka masuk Islam. Dan bila Allah kehendaki, Dia pun akan menyiksa mereka karena mereka adalah orang-orang yang zhalim yang berhak mendapatkan hukuman dan siksa dari Allah.
Teks Al-Qur`an: Tanzil Project (Uthmani v1.1, CC BY 3.0). Terjemahan dan tafsir dikutip apa adanya dari Ensiklopedia Al-Qur`an QuranEnc.com, masing-masing dengan sumbernya. Teks ini dikutip apa adanya dari sumbernya; tidak ada jawaban yang ditulis oleh AI. Quran Chat tidak mengeluarkan fatwa.