Beranda › Daftar surah › Surah Al-Ahqaf › Ayat 10

Tafsir Surah Al-Ahqaf ayat 10

  • Ayat 10 dari 35
  • Juz 26
  • Makkiyah
  • 46:10

قُلْ أَرَءَيْتُمْ إِن كَانَ مِنْ عِندِ ٱللَّهِ وَكَفَرْتُم بِهِۦ وَشَهِدَ شَاهِدٌ مِّنۢ بَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ عَلَىٰ مِثْلِهِۦ فَـَٔامَنَ وَٱسْتَكْبَرْتُمْ ۖ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَهْدِى ٱلْقَوْمَ ٱلظَّٰلِمِينَ ۝١٠

Katakanlah, "Terangkan kepadaku, bagaimana pendapatmu jika sebenarnya (Al-Qur`an) ini datang dari Allah, dan kamu mengingkarinya, padahal ada seorang saksi dari Bani Israil[802] yang mengakui (kebenaran) yang serupa dengan (yang disebut dalam) Al-Qur`an lalu dia beriman; kamu menyombongkan diri. Sungguh, Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim."

Terjemahan makna: Kementerian Agama Republik Indonesia — versi 1.0.1 · QuranEnc.com

[802] Yang dimaksud dengan "seorang dari Bani Israil" ialah Abdullah bin Salam. Dia menyatakan keimanannya kepada Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- setelah memperhatikan bahwa di antara isi Al-Qur`an ada yang sesuai dengan Taurat, seperti ajaran tauhid, janji dan ancaman, kerasulan Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, adanya kehidupan akhirat, dan sebagainya.

46:10

Tanya tentang ayat ini

Al-Mukhtaṣar fī Tafsīr al-Qur`ān

Markaz Tafsir li ad-Dirasat al-Qur`aniyyah · QuranEnc.com

Katakanlah -wahai Rasul- kepada orang-orang yang mendustakanmu itu, “Beritahukan kepadaku jika Al-Qur`ān ini dari sisi Allah dan kalian mengingkarinya namun seseorang dari Bani Israil telah bersaksi bahwa Al-Qur`ān ini dari sisi Allah berdasarkan apa yang disebutkan di dalam Kitab Taurat tentangnya kemudian dia mengimaninya sementara kalian menyombongkan diri dari mengimaninya, bukankah berarti kalian saat itu adalah orang-orang yang zalim?! Sesungguhnya Allah tidak akan memberikan taufik bagi orang-orang yang zalim untuk mendapatkan kebenaran.”

Tafsir As-Sa`di

Taisir al-Karim ar-Rahman — Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa`di — versi 1.0.0 · QuranEnc.com

(10) ﴾ قُلۡ أَرَءَيۡتُمۡ إِن كَانَ مِنۡ عِندِ ٱللَّهِ وَكَفَرۡتُم بِهِۦ وَشَهِدَ شَاهِدٞ مِّنۢ بَنِيٓ إِسۡرَٰٓءِيلَ عَلَىٰ مِثۡلِهِۦ فَـَٔامَنَ وَٱسۡتَكۡبَرۡتُمۡۚ ﴿ "Katakanlah, 'Terangkanlah kepadaku, bagaimanakah pendapat-mu jika al-Qur`an itu datang dari sisi Allah, padahal kamu menging-karinya dan seorang saksi dari Bani Israil mengakui (kebenaran) yang serupa dengan (yang disebut dalam) al-Qur`an lalu dia beriman, sedang kamu menyombongkan diri'." Artinya, beritahukanlah kepadaku jika al-Qur`an ini berasal dari sisi Allah سبحانه وتعالى yang kebenarannya disaksi-kan oleh mereka yang mendapat pertolongan Allah سبحانه وتعالى dari kalangan ahli kitab, yaitu orang-orang yang memiliki kebenaran namun mereka tidak mengetahui bahwa itu adalah kebenaran. Berimanlah kepada al-Qur`an dan jadikanlah sebagai petunjuk, semua kisah para nabi dan para pengikutnya yang berakal itu sama, sedangkan kalian tetap saja mengingkari wahai orang-orang bodoh dan tolol. Perbuatan kalian ini tidak lain adalah kezhaliman dan kekufuran paling besar. ﴾ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَهۡدِي ٱلۡقَوۡمَ ٱلظَّٰلِمِينَ ﴿ "Sesungguhnya Allah tiada mem-beri petunjuk kepada orang-orang yang zhalim." Termasuk kezhaliman adalah menyombongkan diri terhadap kebenaran setelah mema-haminya dengan baik.

العربيةEnglish

Teks Al-Qur`an: Tanzil Project (Uthmani v1.1, CC BY 3.0). Terjemahan dan tafsir dikutip apa adanya dari Ensiklopedia Al-Qur`an QuranEnc.com, masing-masing dengan sumbernya. Teks ini dikutip apa adanya dari sumbernya; tidak ada jawaban yang ditulis oleh AI. Quran Chat tidak mengeluarkan fatwa.