Beranda › Daftar surah › Surah Al-Muzzammil › Ayat 1

Tafsir Surah Al-Muzzammil ayat 1

  • Ayat 1 dari 20
  • Juz 29
  • Makkiyah
  • 73:1

يَٰٓأَيُّهَا ٱلْمُزَّمِّلُ ۝١

Wahai orang yang berselimut (Muhammad)!

Terjemahan makna: Kementerian Agama Republik Indonesia — versi 1.0.1 · QuranEnc.com

73:1

Tanya tentang ayat ini

Al-Mukhtaṣar fī Tafsīr al-Qur`ān

Markaz Tafsir li ad-Dirasat al-Qur`aniyyah · QuranEnc.com

Wahai orang yang menyelimuti diri dengan pakaian (maksudnya Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-)!

Tafsir As-Sa`di

Taisir al-Karim ar-Rahman — Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa`di — versi 1.0.0 · QuranEnc.com

(1-5) Al-Muzzammil adalah orang yang menutupi badannya dengan baju semakna dengan kata al-Muddatstsir. Hal ini terjadi pada Rasulullah a ketika Allah سبحانه وتعالى memuliakan beliau dengan risalah. Allah سبحانه وتعالى memulainya dengan menurunkan wahyu dengan mengutus Jibril menemui beliau. Rasulullah a melihat sesuatu yang belum pernah beliau lihat sebelumnya dan tidak ada yang mampu bertahan atasnya melainkan hanya para rasul. Pada saat itu Rasulullah a gemetar kala melihat Jibril عليه السلام. Kemudian Rasulullah a pulang kepada istri beliau dan berkata, "Selimutilah aku, seli-mutilah aku." Rasulullah a menggigil ketakutan. Setelah itu da-tanglah Jibril dan berkata, "Bacalah!" Rasulullah a menjawab, "Aku tidak bisa membaca." Jibril memeluk erat beliau hingga Rasulullah a kelelahan, Jibril mengajarkan bacaan padanya lalu Rasulullah a pun membaca.[127]

Baca selengkapnya: Tafsir As-Sa`di

Kemudian Allah سبحانه وتعالى menganugerahkan keteguhan padanya dan memberinya wahyu hingga mencapai tingkat yang belum pernah dicapai oleh para rasul sebelumnya. Subhanallah! Alangkah besar-nya perbedaan antara permulaan kenabian dan akhirannya. Karena itulah Allah سبحانه وتعالى berfirman kepada Rasulullah a dengan menyebut-kan sifat seperti ini yang dilihat pada beliau pada saat pertama kali. Allah سبحانه وتعالى memerintahkan Rasulullah a dengan berbagai ibadah yang berkaitan denganNya.

Selanjutnya Allah سبحانه وتعالى memerintahkan beliau untuk bersabar atas gangguan kaumnya lalu memerintahkan untuk tegar dengan perintahNya dan mengumumkan dakwah beliau kepada Allah سبحانه وتعالى. Allah سبحانه وتعالى memerintah beliau dengan ibadah yang paling mulia, yaitu shalat pada waktu yang paling mantap dan utama (qiyamul lail). Di antara rahmat Allah سبحانه وتعالى, Dia tidak memerintahkan Rasulullah a untuk menghidupkan seluruh malam dengan shalat, tapi Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ قُمِ ٱلَّيۡلَ إِلَّا قَلِيلٗا ﴿ "Bangunlah (untuk shalat) di malam hari, kecuali sedikit (darinya)." Selanjutnya Allah سبحانه وتعالى menentukannya, ﴾ نِّصۡفَهُۥٓ أَوِ ٱنقُصۡ مِنۡهُ ﴿ "(Yaitu) seperduanya atau kurangilah darinya," yakni dari se-perdua, ﴾ قَلِيلًا ﴿ "sedikit," misalnya sepertiganya, ﴾ أَوۡ زِدۡ عَلَيۡهِ ﴿ "atau lebih dari seperdua itu," lebih dari seperdua seukuran dua pertiga malam, ﴾ وَرَتِّلِ ٱلۡقُرۡءَانَ تَرۡتِيلًا ﴿ "dan bacalah al-Qur`an itu dengan perlahan-lahan," karena membaca al-Qur`an dengan perlahan bisa mendatangkan perenungan, pemikiran, bisa menggerakkan kalbu, beribadah dengan tanda-tanda kebesaran Allah سبحانه وتعالى serta bersiap-siaga secara sempurna untuk itu.

Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ إِنَّا سَنُلۡقِي عَلَيۡكَ قَوۡلٗا ثَقِيلًا ﴿ "Sesungguhnya Kami akan menurunkan kepadamu perkataan yang berat," yakni, Kami akan mewahyukan al-Qur`an yang berat ini padamu. Yang dimaksud dengan berat adalah makna-maknanya yang agung, sifat-sifatnya yang luhur. Untuk itu, sesuatu yang sifatnya seperti ini layak di-persiapkan, dibaca secara perlahan, serta merenungkan apa yang tercakup di dalamnya.

العربيةEnglish

Teks Al-Qur`an: Tanzil Project (Uthmani v1.1, CC BY 3.0). Terjemahan dan tafsir dikutip apa adanya dari Ensiklopedia Al-Qur`an QuranEnc.com, masing-masing dengan sumbernya. Teks ini dikutip apa adanya dari sumbernya; tidak ada jawaban yang ditulis oleh AI. Quran Chat tidak mengeluarkan fatwa.