Beranda › Daftar surah › Surah Al-Fajr › Ayat 1
Tafsir Surah Al-Fajr ayat 1
وَٱلْفَجْرِ ١
Demi fajar,
Terjemahan makna: Kementerian Agama Republik Indonesia — versi 1.0.1 · QuranEnc.com
Tanya tentang ayat iniTanya lewat WhatsApp
Al-Mukhtaṣar fī Tafsīr al-Qur`ān
Markaz Tafsir li ad-Dirasat al-Qur`aniyyah · QuranEnc.com
Allah -Subḥānahu wa Ta'ālā- bersumpah dengan fajar.
Tafsir As-Sa`di
Taisir al-Karim ar-Rahman — Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa`di — versi 1.0.0 · QuranEnc.com
(1-5) Zahirnya, apa yang disumpahkan itulah yang men-jadi obyek sumpah. Hal ini boleh dan lazim digunakan bila obyek sumpah berupa sesuatu yang zahir dan penting. Dan seperti itu juga dalam ayat ini. Allah سبحانه وتعالى bersumpah dengan waktu fajar, yaitu penghujung malam dan permulaan siang. Karena di waktu akhir malam dan di permulaan siang terdapat tanda-tanda kebesaran Allah سبحانه وتعالى yang menunjukkan kekuasaanNya yang sempurna. Dia-lah yang mengatur seluruh hal, yang hanya kepadaNya-lah ibadah layak ditunaikan. Di saat fajar, terdapat shalat utama lagi diagung-kan yang baik untuk dijadikan sebagai obyek sumpah oleh Allah سبحانه وتعالى. Karena itu, setelahnya Allah سبحانه وتعالى bersumpah dengan sepuluh malam yang menurut pendapat yang benar adalah sepuluh malam di bulan Ramadhan atau sepuluh hari di bulan Dzulhijah.[142] Karena malam-malam tersebut mencakup hari-hari mulia, yang di dalam-nya berlaku berbagai macam ibadah dan pendekatan diri yang tidak terdapat pada waktu lain. Pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan terdapat malam lailatul qadar, yaitu malam yang lebih baik dari seribu bulan dan pada siang harinya terdapat puasa di akhir bulan Ramadhan yang merupakan salah satu rukun Islam yang agung. Pada sepuluh hari di bulan Dzulhijjah terdapat wuquf di Arafah yang pada saat itu Allah سبحانه وتعالى memberikan ampunan kepada para hambaNya yang membuat setan sedih. Setan tidak terlihat lebih hina dan kalah melebihi kehinaan dan kekalahannya di hari Arafah[143] karena banyaknya malaikat dan rahmat yang turun dari Allah سبحانه وتعالى untuk para hambaNya. Pada hari itu, kebanyakan ke-giatan haji dan umrah dilakukan. Semua itu adalah hal-hal agung yang berhak dijadikan sumpah oleh Allah سبحانه وتعالى.
Baca selengkapnya: Tafsir As-Sa`di
﴾ وَٱلَّيۡلِ إِذَا يَسۡرِ ﴿ "Dan demi malam bila berlalu," yakni saat berlalu dan menurunkan kegelapannya atas manusia sehingga mereka menjadi tenang, nyaman, dan tentram sebagai rahmat dan hikmah dari Allah سبحانه وتعالى. ﴾ هَلۡ فِي ذَٰلِكَ ﴿ "Pada yang demikian itu," yang disebutkan sebelumnya, ﴾ قَسَمٞ لِّذِي حِجۡرٍ ﴿ "terdapat sumpah (yang dapat diterima) oleh orang-orang yang berakal," yakni untuk orang yang berakal sehat. Ya, sebagian dari hal itu cukup bagi orang yang memiliki akal atau mendengar sebagai yang menyaksikan.
Teks Al-Qur`an: Tanzil Project (Uthmani v1.1, CC BY 3.0). Terjemahan dan tafsir dikutip apa adanya dari Ensiklopedia Al-Qur`an QuranEnc.com, masing-masing dengan sumbernya. Teks ini dikutip apa adanya dari sumbernya; tidak ada jawaban yang ditulis oleh AI. Quran Chat tidak mengeluarkan fatwa.